LAMPUNG77.com – Tim Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Banyak Polres Lampung Tengah menangkap 5 orang terdiri dari 3 wanita dan 2 pria yang diduga hendak pesta narkoba.
Kelima orang yang diamankan tersebut yakni SB (38), YL (39), LN (23), OV (28), dan 1 orang gadis yang masih berusia 17 tahun berinisial LV.
Kapolsek Seputih Banyak Iptu Chandra Dinata mengatakan dari penangkapan tersebut, pihaknya mendapati YL memiliki 37 butir ekstasi terbagi dalam 6 plastik klip di saku celana pelaku.
Kemudian, SB memiliki 3 bungkus serbuk putih yang diduga sabu dan setengah butir ekstasi dalam plastik yang diselipkan di dalam peci.
“Total Narkoba yang didapat dari kedua pria sebanyak 11,98 gram, belum termasuk pil yang sudah dihaluskan,” kata Kapolsek mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit, dalam keterangannya, Selasa (26/3/2024).
“Lalu ada 3 wanita yang kami amankan, salah satunya masih SMP, ketiganya dalam dugaan penyalahgunaan Narkotika,” lanjutnya.
Kapolsek menjelaskan, kelima orang itu dibawa ke Polsek Seputih Banyak saat Polisi melakukan penggerebekan pada Senin (25/3/2024) pukul 09.30 WIB.
Menurut Kapolsek, Polisi awalnya melakukan penggerebekan di rumah SB di Kampung Sri Busono, Kecamatan Way Seputih, Lampung Tengah.
Di dalam rumah tersebut terdapat YL, warga Blok D Surya Adi, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir l, Sumatera Selatan.
Lalu, ada LV warga Terbanggi Besar, LN warga Sidomulyo Anak Tuha, dan OV warga Yukum Jaya, Terbanggi Besar, Lampung Tengah.
“Polisi melakukan penggeledahan badan terhadap YL, dan ditemukan sebanyak 6 plastik barang haram itu di dalam saku celananya,” ujar Kapolsek.
“Lalu, saat melakukan penggeledahan di rumah SB, Polisi mendapati narkoba disimpan dalam peci, dan diakui kepemilikannya,” kata Chandra.
Selain itu, lanjutnya, Polisi juga menemukan 1 alat hisap sabu atau bong, serta pipa kaca pirek yang didalamnya masih berisi sabu-sabu.
Kini, kelima pelaku berikut semua barang buki telah diamankan di Mapolsek Seputih Banyak guna pengembangan lebih lanjut.
“Kelimanya dijerat pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) dan atau 127 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.
(Yar/P1)