Pencarian Hari ke-4 Jurnalis Hilang, Tim SAR Sisir Selat Sunda dari Laut dan Udara
- account_circle Lampung77
- calendar_month 35 menit yang lalu
- print Cetak

Rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LAMPUNG77.com – Tim SAR Gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap rombongan jurnalis yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK).
Pada pencarian hari ke-4, Jumat (11/9/2026), Tim SAR Ganbungan melakukan pencarian secara masif dengan membagi wilayah operasi menjadi sejumlah sektor, melibatkan berbagai unsur dan sarana laut serta dukungan udara. Pencarian difokuskan di wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau hingga area yang lebih luas di Selat Sunda.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan selain pencarian melalui jalur laut, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan dua unit Drone Thermal Basarnas untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara.
Baca Juga: Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau di Lampung: Warga Keluhkan Mata Perih hingga Imbauan BPBD
Pada sektor khusus, kata Al Amrad, KN SAR Tetuka 247 melaksanakan pencarian visual di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatau dengan dukungan drone. Sementara RIB 02 Banten melakukan penyisiran di sekitar Pulau Sertung dan wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.
Pencarian juga diperluas ke sejumlah sektor lainnya. KN SAR Basudewa, RIB Lampung, KRI Leuser, KAL Anyer, KRI Kerambit, KP Sanjaya, KAL Pahawang, KP Hayabusa dan RBB Pulau Peucang melaksanakan penyisiran sesuai area pencarian yang telah ditentukan.
Baca Juga: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas di Lampung hingga Jakarta
Selain itu, dukungan udara dilakukan melalui Sektor H dengan luas sekitar 2.063 nautical mile persegi. Helikopter HR-3604 melaksanakan pencarian dari udara setelah lepas landas dari Lapangan Bola Carita pada pukul 16.10 WIB dan melakukan penyisiran di area yang telah ditentukan hingga kembali mendarat pada pukul 17.30 WIB.
Al Amrad mengatakan Tim SAR Gabungan terus memperluas dan mengoptimalkan metode pencarian dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
“Hari keempat ini pencarian terus kami perluas, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur bekerja sesuai sektor yang telah ditentukan, termasuk dukungan helikopter dan drone untuk memperbesar jangkauan pemantauan,” kata Al Amrad, dalam keterangannya.
Ia menambahkan, pencarian akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan di lapangan dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan seluruh personel.
“Sampai saat ini hasil pencarian masih nihil dan delapan orang masih dalam pencarian. Kami akan terus melakukan upaya terbaik, mengevaluasi setiap hasil penyisiran dan menindaklanjuti setiap informasi yang berpotensi membantu menemukan para survivor,” ujarnya.
Operasi SAR masih terus berlangsung. Unsur yang dikerahkan antara lain KN SAR Tetuka 247, KN SAR Basudewa, KRI Leuser, KRI Kerambit, KAL Anyer, KAL Pahawang, KP Sanjaya, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RBB Pulau Peucang, TB Gunung Santri serta sejumlah unsur pendukung lainnya.
Diberitakan sebelumnya, speedboat yang membawa rombongan jurnalis dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dari titik terdekat yang aman di Perairan Selat Sunda.
Speedboat tersebut dilaporkan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Total ada 8 orang yang berada dalam speedboat tersebut.
Delapan orang itu terdiri dari dua awak kapal, seorang guide, serta lima jurnalis. Mereka yakni Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; serta lima orang jurnalis, yaitu M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis freelance).
Baca Juga: Speedboat Rombongan Jurnalis Hilang Kontak Saat Hendak Meliput Erupsi Anak Krakatau
(Yar/P1)
- Penulis: Lampung77

