Lampung77.com
Kamis, 5 Maret 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Indeks
No Result
View All Result
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Indeks
Lampung77.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Hikmah
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Galery Foto
Home Ekonomi

Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Lampung Timur Terpaksa Perkecil Ukuran

Andono
Minggu, 20 Februari 2022
in Ekonomi, Headline, Lampung
A A
Perajin Tempe di Lampung Timur

Perajin tempe di Lampung Timur. (Foto: Andono/Lampung77.com)

Advertisement

Lampung77.com – Akibat harga bahan baku kedelai mahal, perajin di Lampung Timur terpaksa memperkecil ukuran tempe.

Perajin tempe di Desa Rajabasa Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, Mustofah (59) mengaku tak punya pilihan selain memperkecil tempe yang diproduksinya.

Menurutnya, dengan mahalnya harga bahan baku kedelai saat ini, ia terpaksa mengecilkan ukuran tempe lantaran tingginya biaya produksi.

Mustofah mengatakan dalam beberapa bulan terakhir ini, harga kedelai terus merangkak naik dari harga standar Rp8.000 hingga kini mencapai Rp 11.500.

“Terakhir beli (kedelai) di harga Rp 11.500. Naik terus sedikit demi sedikit,” kata Mustofah, saat ditemui di kediamannya, Minggu (20/2/2022).

Mustofah mengaku sudah 30 tahun menggeluti usahanya itu. Dalam produksi tempe, Dia menyetok kedelai sekitar 350 Kg dalam seminggu.

Per hari, Mustofah mengaku bisa menghabiskan 50 Kg kedelai dengan melalui proses menjadi tempe hingga 5 hari.

“50 Kg kedelai kedelai bisa jadi 1.500 bungkus tempe ukuran sedang. Di jual seharga Rp800 hingga Rp1000 ke pedagang atau ke warga langsung,” ujar Mustofah.

Menurutnya, kenaikan harga bahan baku kedelai saat ini secara perlahan dan terus-menerus berdampak pada berkurangnya keuntungan yang didapat. Bahkan, semakin menambah besar biaya modal yang dikeluarkannya untuk membeli bahan baku tempe tersebut.

Agar tidak merugi dan menjaga agar usahanya itu tetap berjalan, Mustofah mengaku tak punya pilihan lain yakni mengurangi ukuran tempe yang dijualnya. Sehingga, lama-lama ukuran tempe lebih mengecil.

“Ya mau gimana lagi, gak ada pilihan lain lagi. Sebenarnya enggak mau melakukanya (perkecil ukuran tempe) karena takut pelanggan kecewa,” pungkasnya.

Baca Juga: Minyak Goreng Langka, Pelaku UMKM di Lampung Timur Setop Produksi Kerupuk

(Andono/Yar/P1)

Tag EkonomiHarga Kedelai MahalHeadlineLampungLampung TimurPerajin Tempe di Lampung TimurTempe

BERITA TERKAIT

Kepala SPPG di Lampung Timur ditangkap

Kepala SPPG di Lampung Timur Ditangkap Dugaan Penculikan dan Pencabulan Anak

Rabu, 4 Maret 2026
Diskotik Jadi Resto di Lampung Timur

Diskotik di Lampung Timur Disulap Jadi Resto untuk Bukber Saat Ramadan

Rabu, 4 Maret 2026
Pelaku Curanmor di Lampung Timur

Pesta Sabu, Pelaku Curanmor di Jabung Lampung Timur Digerebek Polisi

Senin, 2 Maret 2026
Satu Tahun Kepemimpinan Ela-Azwar di Lampung Timur

Sakai Sambayan Ela-Azwar: Setahun Menata Lampung Timur Makmur Lestari

Sabtu, 21 Februari 2026
Lihat Selanjutnya

BERITA TERBARU

KONI Lampung Luncurkan Podcast untuk Sosialisasi Program dan Pembinaan Cabor

Kepala SPPG di Lampung Timur Ditangkap Dugaan Penculikan dan Pencabulan Anak

Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Rabu 4 Maret 2026

BMKG: Hujan Masih Guyur Lampung pada Maret 2026, Berikut Sebaran Wilayahnya!

Diskotik di Lampung Timur Disulap Jadi Resto untuk Bukber Saat Ramadan

Cuaca Lampung Hari Ini: 9 Wilayah Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang

Klasemen BRI Super League Usai Persija Jakarta Vs Borneo FC Imbang 2-2

Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2025 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Indeks
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Hikmah
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Galery Foto

© 2025 Lampung77.com