Lampung77.com
Senin, 20 April 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Indeks
No Result
View All Result
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Indeks
Lampung77.com
Shop
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Hikmah
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Galery Foto
Home Ekonomi

Harga Kedelai Mahal, Perajin Tempe di Lampung Timur Terpaksa Perkecil Ukuran

Andono
Minggu, 20 Februari 2022
in Ekonomi, Headline, Lampung
A A
Perajin Tempe di Lampung Timur

Perajin tempe di Lampung Timur. (Foto: Andono/Lampung77.com)

Showcase Lampung77

Lampung77.com – Akibat harga bahan baku kedelai mahal, perajin di Lampung Timur terpaksa memperkecil ukuran tempe.

Perajin tempe di Desa Rajabasa Baru, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, Mustofah (59) mengaku tak punya pilihan selain memperkecil tempe yang diproduksinya.

Menurutnya, dengan mahalnya harga bahan baku kedelai saat ini, ia terpaksa mengecilkan ukuran tempe lantaran tingginya biaya produksi.

Mustofah mengatakan dalam beberapa bulan terakhir ini, harga kedelai terus merangkak naik dari harga standar Rp8.000 hingga kini mencapai Rp 11.500.

“Terakhir beli (kedelai) di harga Rp 11.500. Naik terus sedikit demi sedikit,” kata Mustofah, saat ditemui di kediamannya, Minggu (20/2/2022).

Mustofah mengaku sudah 30 tahun menggeluti usahanya itu. Dalam produksi tempe, Dia menyetok kedelai sekitar 350 Kg dalam seminggu.

Per hari, Mustofah mengaku bisa menghabiskan 50 Kg kedelai dengan melalui proses menjadi tempe hingga 5 hari.

“50 Kg kedelai kedelai bisa jadi 1.500 bungkus tempe ukuran sedang. Di jual seharga Rp800 hingga Rp1000 ke pedagang atau ke warga langsung,” ujar Mustofah.

Menurutnya, kenaikan harga bahan baku kedelai saat ini secara perlahan dan terus-menerus berdampak pada berkurangnya keuntungan yang didapat. Bahkan, semakin menambah besar biaya modal yang dikeluarkannya untuk membeli bahan baku tempe tersebut.

Agar tidak merugi dan menjaga agar usahanya itu tetap berjalan, Mustofah mengaku tak punya pilihan lain yakni mengurangi ukuran tempe yang dijualnya. Sehingga, lama-lama ukuran tempe lebih mengecil.

“Ya mau gimana lagi, gak ada pilihan lain lagi. Sebenarnya enggak mau melakukanya (perkecil ukuran tempe) karena takut pelanggan kecewa,” pungkasnya.

Baca Juga: Minyak Goreng Langka, Pelaku UMKM di Lampung Timur Setop Produksi Kerupuk

(Andono/Yar/P1)

Tag EkonomiHarga Kedelai MahalHeadlineLampungLampung TimurPerajin Tempe di Lampung TimurTempe

BERITA TERKAIT

Sabu

Polisi Tangkap Warga di Lampung Timur Gegara Kasus Narkoba, 28 Paket Sabu Disita

Minggu, 19 April 2026
Oknum Ketua LSM Peras Warga di Lampung Timur Ditangkap Polisi

Polisi Ungkap Modus Ketua LSM Peras Warga di Lampung Timur

Minggu, 19 April 2026
Korban pemerasan Ketua LSM di Lampung Timur

Pengakuan Korban Diperas Ketua LSM di Lampung Timur hingga Rp 30 Juta

Sabtu, 18 April 2026
Ditangkap Polisi

Ketua LSM di Lampung Timur Diamankan Polisi Kasus Dugaan Pemerasan

Sabtu, 18 April 2026
Lihat Selanjutnya

BERITA TERBARU

Jadwal Penyeberangan Kapal Eksekutif Merak Bakauheni pada 21-22 April 2026

Klasemen BRI Super League Usai Dewa United Vs Persib Bandung Imbang 2-2

Harga Emas Perhiasan 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Senin 20 April 2026

Terpopuler: Harga Emas Perhiasan di Bandar Lampung hingga Harga BBM Naik

BMKG: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di 8 Wilayah Lampung Hari Ini

Polisi Tangkap Warga di Lampung Timur Gegara Kasus Narkoba, 28 Paket Sabu Disita

Hasil Super League: Bali United Hancurkan Malut United 4-1

Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2025 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Indeks
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Hikmah
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Galery Foto

© 2025 Lampung77.com