Lampung77.com
No Result
View All Result
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Lampung77.com
No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks
Home Kesehatan

Waspada! GERD Sering Kambuh Bisa Picu Barrett’s Esophagus, Apa Itu?

Lampung77
Minggu, 20 Februari 2022
in Kesehatan
A A
GERD atau Penyakit Asam Lambung

Gambar ilustrasi GERD atau penyakit asam lambung. (Foto: Klikdokter.com)

Lampung77.com – Gastroesophageal reflux disease (GERD) alias penyakit asam lambung menyebabkan sensasi rasa terbakar di dada, nyeri ulu hati, mulut terasa asam, maupun sesak napas.

Jika terjadi secara terus-menerus dan tidak ditangani secara tepat, kondisi tersebut pada gilirannya bisa memicu komplikasi GERD berupa Barrett’s Esophagus.

Apa itu Barrett’s Esophagus? Bagaimana mekanisme penyakit asam lambung dalam memicu kondisi tersebut?

Seperti dilansir klikdokter.com, Sabtu (19/2/2022), dr. Theresia Rina Yunita, menjelaskan Barrett’s Esophagus merupakan kondisi ketika sel-sel yang membentuk esofagus (kerongkongan) terlihat menyerupai sel yang membentuk usus. Kondisi ini terjadi karena lapisan jaringan esofagus mengalami kerusakan.

“Hal tersebut akibat sel kerongkongan terpapar asam lambung terus-menerus,” ujar dr. Theresia.

Asam lambung merupakan cairan di dalam lambung. Cairan ini dapat naik (refluks) ketika seseorang mengalami GERD. Hal ini disebabkan adanya kerusakan pada sfingter.

Sfingter merupakan otot berbentuk cincin yang dapat membuka dan menutup. Otot yang terletak di bawah kerongkongan ini bertugas layaknya pintu satu arah.

Sfingter memungkinkan makanan dan minuman masuk menuju lambung dan dicerna. Otot ini juga mencegah isi lambung berupa makanan, minuman, maupun asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Dalam keadaan normal, katup sfingter akan tertutup rapat. Namun, ketika seseorang mengalami penyakit asam lambung, katup ini melemah sehingga sfingter tidak dapat menutup dengan baik.

Kerusakan sfingter lantas menyebabkan isi lambung naik ke kerongkongan dan mencetuskan gejala GERD. Gejala yang dimaksud antara lain rasa terbakar di dada, mulut terasa asam, nyeri ulu hati dan sesak napas, sakit tenggorokan, serta kesulitan menelan.

Kondisi tersebut dikarenakan cairan asam lambung dapat mengiritasi saluran napas, termasuk kerongkongan. Jika iritasi berlangsung bertahun-tahun, jaringan kerongkongan dapat mengalami kerusakan.

Padahal, jaringan ini bertugas menahan gesekan dari makanan yang masuk melalui mulut. Kerusakan jaringan menyebabkan kerongkongan mudah terluka.

Luka tersebut lambat laun membuat sel kerongkongan menebal dan menyerupai sel-sel usus. Kondisi ini dinamakan Barrett’s Esophagus.

“Sehingga, dapat dikatakan bahwa GERD merupakan faktor risiko Barrett’s Esophagus. Artinya, orang yang bertahun-tahun mengalami penyakit asam lambung berisiko mengembangkan Barrett’s Esophagus,” jelas dr. Theresia.

Barrett’s Esophagus menyebabkan pengidapnya mengalami gejala menyerupai GERD. Jika tidak ditangani segera, Barrett’s Esophagus dapat berkembang menjadi kanker kerongkongan.

Menurut ahli bedah toraks asal Amerika Serikat, dr. Wayne Hofstetter, risiko kanker akibat Barrett’s Esophagus kian besar terutama pada pria kulit putih, berusia di atas 60 tahun, dan mengalami obesitas.

Selain itu, peningkatan risiko kanker juga dialami penderita Barrett’s Esophagus yang punya kebiasaan merokok

Cegah Barrett’s Esophagus dan Komplikasi GERD

Terdapat sejumlah cara menghindari Barrett’s Esophagus maupun komplikasi GERD lainnya.

Caranya yaitu menjauhi sederet faktor yang dapat meningkatkan gejala penyakit asam lambung, seperti makanan pedas dan berlemak, gorengan, alkohol, kopi, susu, dan sebagainya.

Selain itu, pertahankan berat badan sehat, konsumsi banyak buah dan sayuran, serta hindari merokok.

(Yar/P1)

Tag Asam Lambung'GERDGERD KambuhKesehatan

BERITA TERKAIT

Pepaya

5 Buah yang Mengandung Vitamin A dan Sederet Manfaatnya

Selasa, 13 Juni 2023
Olahraga

4 Olahraga yang Bisa Turunkan Berat Badan, Nomor 1 Mudah Dilakukan Lho!

Minggu, 13 Maret 2022
Vaksinasi di Lampung Timur

Ratusan Siswa SD di Lampung Timur Ikuti Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Rabu, 9 Maret 2022
Covid-19

Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali Termasuk Lampung Menurun

Senin, 7 Maret 2022
Lihat Selanjutnya

BERITA TERBARU

Jejak Pengabdian Sang Fasilitator JAPFA for Kids di Ujung Pulau Sumatera

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Indonesia Sikat Timor Leste dan Vietnam-Singapura Imbang

Prakiraan Cuaca di Lampung Hari Ini 1 Agustus 2026, Cek Wilayah Berpotensi Hujan

Daftar Harga BBM Pertamina di Lampung Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun!

Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Jumat 31 Juli 2026

ASDP: Update Jadwal Kapal Eksekutif Merak-Bakauheni Akhir Pekan Ini

Apresiasi Karya Jurnalistik JAPFA 2026 Berhadiah Puluhan Juta, Cek Syaratnya!

Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2026 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks

© 2026 Lampung77.com