Lampung77.com
Kamis, 23 Juli 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
No Result
View All Result
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
Lampung77.com
No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks
Home Lampung

Puluhan Warga Tanggamus Lampung Keracunan Massal, Diduga Usai Konsumsi Bubur

Terdapat 55 warga yang mengalami gejala diduga keracunan

Lampung77
Kamis, 23 Juli 2026
in Lampung
A A
Sakit

Gambar ilustrasi. (Foto: Pixabay)

LAMPUNG77.com – Polisi melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan massal yang dialami puluhan warga Pekon Dadimulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, usai mengonsumsi bubur sumsum yang dijual pedagang keliling.

Selain menyelidiki penyebab kejadian, pihak kepolisian juga melakukan langkah antisipasi untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Baca Juga:
Penjelasan Dinkes Soal Dugaan Ratusan Siswa Keracunan MBG di Lampung Timur

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus, Iptu Primadona Laila, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa tersebut mulai diketahui pada Rabu (22/7/2026) setelah adanya laporan banyak warga mengalami keluhan sakit perut, mual, muntah, diare, dan lemas yang diduga usai mengonsumsi bubur sumsum yang dijual keliling.

“Korban diduga mengonsumsi bubur sumsum yang dijual pedagang keliling pada Senin (20/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di wilayah Pekon Dadimulyo. Beberapa jam setelah mengonsumsi bubur tersebut, warga mulai merasakan gejala yang sama hingga akhirnya mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan. Berdasarkan keterangan penjual, bubur sumsum yang dibawanya pada hari itu habis terjual sekitar 100 cup,” kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).

Menurut Kapolsek atas informasi itu, pihaknya kemudian bersama Camat Wonosobo, Danramil Wonosobo, UPTD Puskesmas Wonosobo, serta Tim Penyelidikan Epidemiologi Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, pendataan korban, sekaligus menyelidiki penyebab kejadian.

“Berdasarkan hasil identifikasi dan pendataan korban hingga Rabu (22/7/2026) pukul 15.00 WIB, terdapat 55 warga yang mengalami gejala diduga keracunan, terdiri dari 54 warga Pekon Dadimulyo dan 1 warga Pekon Sudimoro. Sebanyak 49 orang telah dinyatakan sehat setelah mendapatkan penanganan dari dokter Puskesmas Wonosobo dan bidan desa, sedangkan 6 orang masih menjalani perawatan di puskesmas rujukan,” ujarnya.

Dalam penanganan kejadian tersebut, lanjut Kapolsek, Polsek Wonosobo bersama Satreskrim Polres Tanggamus telah melakukan sejumlah langkah, di antaranya deteksi dini terhadap warga yang terindikasi keracunan, mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi, berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, serta melakukan pemantauan di lapangan bersama aparat pekon.

“Kami juga terus memonitor perkembangan kondisi warga yang terdampak serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemungkinan munculnya keresahan di lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Kapolsek mengungkapkan, saat ini terdapat 6 warga yang masih menjalani perawatan. Di Puskesmas Sanggi, yakni Daminem Astuti (41), Nurmaini (44), dan Yeni Angraini (34). Sementara di Puskesmas Siring Betik, yakni Rini Selpiyan (14), Wagiyem (66), dan Pariyah (51).

“Berdasarkan keterangan pihak medis, kondisi keenam korban semakin membaik dan terus dilakukan pemantauan secara intensif oleh tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Pihak Kepolisian akan terus melakukan pemantauan terhadap warga yang mengalami gejala keracunan, mendeteksi perkembangan situasi di lingkungan sekitar, serta melaporkan setiap perkembangan kepada pimpinan.

“Selain itu, Bhabinkamtibmas diminta rutin menyambangi keluarga korban, sementara Unit Samapta akan meningkatkan patroli dialogis di wilayah Pekon Dadimulyo guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” ujar Kapolsek.

Iptu Primadona Laila menambahkan, penyelidikan masih terus berlangsung. Menurutnya, karena bubur sumsum yang diduga dikonsumsi warga telah habis terjual, petugas mengamankan bahan baku yang digunakan untuk membuat bubur, yakni tepung terigu, tepung beras, susu, tepung maizena, sekoteng, pasta pandan, santan, air rebusan, dan gula merah. Seluruh bahan tersebut dibawa petugas Puskesmas Siring Betik untuk dilakukan pemeriksaan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Kami bersama Dinas Kesehatan melakukan pengecekan di lapangan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Kami juga mendalami apakah ada unsur pidana dalam peristiwa ini,” kata dia.

Kapolsek mengimbau masyarakat tidak terpancing isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya maupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses penyelidikan.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang. Percayakan penanganan kasus ini kepada petugas. Prioritas kami saat ini memastikan seluruh korban tertangani dengan baik sekaligus mengungkap penyebab kejadian tersebut,” pungkasnya.

(Yar/P1)

Tag KeracunanKeracunan BuburKeracunan MassalKeracunan Massal di Tanggamus Lampung

BERITA TERKAIT

No Content Available
Lihat Selanjutnya

BERITA TERBARU

Pelajar Hilang Tenggelam Saat Berenang di Air Tenjun Way Kanan Lampung

Puluhan Warga Tanggamus Lampung Keracunan Massal, Diduga Usai Konsumsi Bubur

Harga Emas Ngegas Lagi Hari Ini

Kecelakaan Maut di Exit Tol Lampung Selatan: Pikap Hantam Rumah Warga, 2 Orang Tewas

BMKG Deteksi 16 Titik Panas di Wilayah Lampung

4 Mahasiswa Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Magang di Lembah Hijau Lampung

BMKG: 7 Wilayah Lampung Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2025 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks

© 2025 Lampung77.com