Breaking News
light_mode

Wanita di Tanggamus Meninggal Dunia Diduga Jatuh di Kamar Mandi

  • account_circle Lampung77
  • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026 - 09:35 WIB

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LAMPUNG77.com – Seorang wanita ditemukan meninggal dunia diduga akibat jatuh di kamar mandi rumahnya di Jalan Harapan Way Taman, Kota Agung, Tanggamus, Lampung.

Kapolsek Kota Agung AKP Feriyantoni, mengatakan korban bernama Sunarti (47) tersebut ditemukan meninggal dunia di depan pintu kamar mandi yang berada di bagian dapur rumahnya.

“Korban ditemukan pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tergeletak di lantai,” kata AKP Feriyantoni, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP AH. Hudi Arif, dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026).

Baca Juga: Mobil Berpenumpang 17 Orang Terjun ke Sungai Saat Lewat Jembatan Gantung di Tanggamus

AKP Feriyantoni menjelaskan, peristiwa itu awalnya diketahui setelah tetangga korban merasa curiga karena lampu rumah korban terus menyala selama dua hari.

Tetangga korban kemudian mendatangi rumah tersbeut dan mengetuk pintu berulang kali. Namun, tidak ada jawaban, sementara pintu dalam kondisi terkunci.

Karena khawatir terjadi sesuatu, tetangga korban kemudian mengintip dari bagian belakang rumah dan melihat korban sudah tergeletak di depan pintu kamar mandi. Setelah mendobrak pintu rumah, korban ditemukan sudah meninggal dunia. Warga lalu melaporkan kejadian itu kepada aparat kelurahan dan Polsek Kota Agung.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Kota Agung bersama Tim Inafis Polres Tanggamus mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan TKP, meminta keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah ke RSUD Batin Mangunang, Kota Agung.

“Berdasarkan pemeriksaan TKP, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh di depan pintu kamar mandi. Korban diduga mengalami pecah pembuluh darah,” jelasnya.

Kapolsek mengungkap, berdasarkan keterangan saksi-saksi, korban Sunarti tinggal seorang diri di rumah tersebut karena suaminya bekerja berkebun di Lampung Timur.

Atas kejadian itu, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dengan membuat surat pernyataan.

“Jenazah korban, tadi malam langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkasnya.

(Yar/P1)

  • Penulis: Lampung77
expand_less