LAMPUNG77.com – Mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Udayana Bali, Sang Ayu Made Sasih Kintani, melakukan magang di Lembaga Konservasi Taman Satwa Lembah Hijau Lampung.
Manager Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, Rasyid Ibransyah SKH mengatakan dalam kegiatan magang tersebut, pihaknya memperkenalkan beragam jenis satwa kepada mahasiswa tersebut, termauk soal cara perawatan hingga pengobatan satwa.
Baca Juga:
Kesan Mahasiswa Itera Kuliah Lapangan di Lembah Hijau Lampung: Luar Biasa, Asyik!
“Sejumlah kegiatan (mahasiswa magang) di antaranya mengenal parasit dan penyakit pada gajah, mengenal vena dan arteri pada telinga gajah yang diperlukan dalam penanganan dan pemberian obat cair secara injeksi. Lalu, melihat dan mengenal gigi gajah, mengenal ciri khusus pada Gajah Sumatera, hingga mengenal prilaku gajah jantan musth,” kata Rasyid, saat dihubungi, Senin (20/7/2026).
Selain itu, lanjut Rasyid, mahaasiswa magang tersebut juga diperkenalkan bagaimana cara handling satwa aves, hingga pengecekan dan pemasangan micro chip pada berbagai jenis burung.
“Kita libatkan juga dalam hal pemberian multivitamin pada berbagai jenis satwa primata, seperti orangutan, owa siamang, lutung,” ujar Rasyid.
Lihat Juga:
5 Potret Lucu Bayi Gajah Sumatera yang Baru Lahir di Lembah Hijau Lampung
Banyak Mendapat Ilmu
Mahasiswa Udayana, Sang Ayu Made Sasih Kintani mengatakan ia magang di Lembah Hijau selama dua pekan mulai 15 Juli sampai 29 Juli 2026. Selama mengikuti kegiatan magang, Sang Ayu mengaku dilibatkan langsung bersama tim paramedis Lembah Hijau, mahout, dan animal keeper.

Sang Ayu mengaku senang dan antusias magang di Lembah Hijau karena dirinya banyak mendapat pengalaman dan pengetahuan soal penanganan serta perawatan satwa. Termasuk, soal pemberian pakan dan mengenal bagaimana ciri-ciri atau gejala ketika hewan sedang sakit.
“Saya magang di Lembah Hijau selama dua minggu dan sudah sekitar lima hari disini. Banyak sekali manfaat dan pengalaman yang saya dapat. Saya mengamati banyak sekali satwa dan bahkan dilibatkan langsung oleh Pak Rasyid, teman-teman mahout, dan aninmal keeper untuk membantu perawatan satwa seperti memberi makan hewan, membersihkan kandang, sampai memberikan vitamin untuk satwa-satwa di Lembah Hijau,” kata Sang Ayu.
“Ini bermanfaat sekali karena sebelumnya kebanyakan kalau kuliah kan teori dan biasanya hanya hewan-hewan kesayangan dan ternak. Tapi, kalau magang di Lembah Hijau saya bisa dapat lebih banyak ilmu, karena kami juga belajar tentang hewan-hewan liar yang beragam jenisnya,” lanjut Mahasiswa Semester 4 Kedokteran Hewan Universitas Udayana ini.
Sang Ayu mengaku sangat terkesan dan berharap Lembah Hijau Lampung ke depan bisa selalu menjadi tempat konservasi serta edukasi yang baik bagi masyarakat.
“Kesan saya sejauh ini magang di Lembah Hijau sangat baik. Semuanya ramah dan memberikan penjelasan yang komprehensif. Pak Rasyid, teman-teman mahout, dan animal kepper tidak segan berbagi ilmu,” ujarnya.
“Dari saya pribadi, semoga Lembah Hijau terus menjadi tempat konservasi dan edukasi yang baik bagi masyarakat. Dan saya berharap program magang seperti ini bisa terus dilaksanakan karena bisa bermanafaat sekali bagi mahasiswa untuk menambah pengaalanman dan ketrampiolan di lapangan,” pungkasnya.
Baca Juga:
Mahout Lembah Hijau Lampung Bantu Breeding Gajah di Kebun Binatang Bali
(Yar/P1)




