LAMPUNG77.com – Sebanyak 4 Mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya melakukan kegiatan magang di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung.
Adapun 4 mahasiswa tersebut yakni Desta Silviana Putri Hermawan, Tazqia Atthaniisa Balqis, Luthfia Nisatunabila, dan Maryetti Purba. Mereka magang di Lembah Hijau Lampung selama sekitar dua pekan yakni pada 13-26 Juli 2026.
Baca Juga:
Mahasiswa Kedokteran Hewan Universitas Udayana Magang di Lembah Hijau Lampung
Dihubungi Lampung77.com, Kamis (23/7/2026), Desta Silviana Putri Hermawan mengaku selama magang di Lembah Hijau pihaknya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru, terutama mengetahui tentang beraneka ragam satwa.
“Banyak ilmu dan pengalaman baru yang kami dapat dari kegiatan magang di Lembah Hijau Lampung ini. Disini, kami jadi tahu tentang bebagai macam satwa, termasuk satwa-satwa liar,” kata Desta.
“Disini, kami juga tidak hanya diperkenalkan tentang jenis-jenis satwa, tapi kami juga dilibatkan langsung dalam pemberian pakan satwa, handling satwa, bahkan pemberian obat-obatan untuk satwa,” lanjut mahasiswa semester 2 ini.
Desta mengaku senang bisa melakukan kegiatan magang di Lembah Hijau Lampung karena ia dan rekan-rekannya dapat praktik dan terlibat langsung dalam perawatan dan pemeliharaan satwa.
“Seru dan senang banget. Kami mendapatkan banyak ilmu dari Pak Rasyid dan para animal keeper disini. Sangat menyenangkan bisa mengetahui hal-hal baru tentang beraneka ragam satwa. Dan ini tentunya sangat bermanfaat sekali bagi kami,” pungkas Desta yang merupakan mahasiswa Wijaya Kusuma asal Lampung Barat ini.
Baca Juga:
Kesan Mahasiswa Itera Kuliah Lapangan di Lembah Hijau Lampung: Luar Biasa, Asyik!
Sementara itu, Manager Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, Rasyid Ibransyah SKH mengatakan dalam kegiatan magang tersebut, pihaknya memperkenalkan beragam jenis satwa, termasuk soal cara perawatan hingga pengobatan satwa.

“Sejumlah kegiatan (mahasiswa magang) di antaranya mengenal parasit dan penyakit pada gajah, mengenal vena dan arteri pada telinga gajah yang diperlukan dalam penanganan dan pemberian obat cair secara injeksi. Lalu, melihat dan mengenal gigi gajah, mengenal ciri khusus pada Gajah Sumatera, hingga mengenal prilaku gajah jantan musth,” kata Rasyid.
“Kita libatkan mereka juga dalam hal pemberian multivitamin pada berbagai jenis satwa primata, seperti orangutan, owa siamang, lutung,” ujar Rasyid.
Lihat Juga:
FOTO: Bayi Gajah dan 2 Anak Harimau Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung
(Yar/P1)




