LAMPUNG77.com – Tim KONI Lampung melakukan verifikasi di 3 kabupaten yakni Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Way Kanan, Rabu (25/2/2026). Verifikasi ini dilakukan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
Dalam proses verifikasi di Tulang Bawang (Tuba), tercatat sebanyak 10 cabang olahraga (cabor) dinyatakan tidak aktif, sementara enam cabor baru akan dibentuk. Hal ini menjadi catatan penting bagi Tim Verifikasi KONI Lampung.
Beberapa cabor yang terdata tidak aktif yakni PBSI/badminton, renang, bola voli, catur, takraw, tenis meja, atletik, gulat, dayung, hingga IMI. Sementara itu, sejumlah cabor yang direncanakan akan dibentuk di antaranya angkat besi, angkat berat, panjat tebing, tinju, drumband, dan panahan.
Sementara di Tulang Bawang Barat, secara umum pelaksanaan verifikasi berjalan lancar. Namun, beberapa cabor dinilai masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, khususnya terkait tempat dan peralatan latihan. Cabor tersebut di antaranya menembak dan Hockey.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung sekaligus Ketua Tim 3, Riagus Ria mengatakan verifikasi ini bertujuan memastikan kepengurusan berjalan aktif, program pembinaan terlaksana, serta kesiapan menghadapi agenda kejuaraan maupun multi event mendatang.
“Tim 3 berharap melalui verifikasi faktual ini, pembinaan olahraga di kedua daerah tersebut semakin tertata, aktif, dan siap meningkatkan prestasi atlet di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Riagus, dalam keterangannya.
Baca Juga:
KONI Lampung Bentuk Panitia Persiapan Porprov 2026, Verifikasi Cabor Dimulai
Verifikasi di Way Kanan
Terpisah, Tim 2 KONI Lampung juga melakukan verifikasi sejumlah cabor di Kabupaten Way Kanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menjelang Porprov yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober-November 2026.
Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus KONI Lampung, KONI Way Kanan, serta para ketua dan perwakilan cabor se-Kabupaten Way Kanan ini digelar di Cafe Bobbsky Town, Baradatu, Rabu (25/2/2026).
Perwakilan Tim 2 KONI Provinsi Lampung Rudi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan administrasi maupun faktual dari setiap Cabor. Hasil verifikasi nantinya akan menjadi dasar penentuan cabor mana saja yang layak dipertandingkan dalam Porprov mendatang.
“Tujuan kami adalah memeriksa secara administratif dan faktual terkait cabor-cabor yang ada. Hasil inventarisasi dari berbagai KONI Kabupaten/Kota se-Lampung ini akan kami rapatkan kembali untuk menentukan daftar final cabor yang akan dilombakan,” kata Rudi.
Sementara itu, Ketua KONI Way Kanan yang diwakili Sekretaris, Marison Silaen, menyambut baik langkah verifikasi tersebut. Menurutnya, proses ini sangat krusial bagi keberlanjutan prestasi atlet daerah.
“Langkah ini sangat berguna bagi cabor karena KONI Provinsi dapat melihat langsung potensi yang ada. Salah satu syarat utama agar sebuah cabor bisa dilombakan adalah minimal memiliki delapan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota,” ujarnya.
“Jika tidak memenuhi syarat, cabor tersebut tidak akan dipertandingkan dalam Porprov 2026,” lanjutnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi pengurus cabor di Way Kanan agar lebih tertib secara administrasi sebelum terjun ke kompetisi tingkat provinsi.
Baca Juga:
KONI Lampung Tunjuk Kota Bandar Lampung Tuan Rumah Porprov 2026
(Rls/Yar/P1)




