LAMPUNG77.com – Tim SAR Gabungan menghentikan operasi pencarian terhadap nelayan yang dilaporkan hilang akibat terjatuh ke laut dari KM Aldo Putra 02 di Perairan Kuala Penet, Lampung Timur.
Korban diketahui bernama Nurdin (46), warga Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Pencarian korban dihentikan karena hingga hari ke-7 belum berhasil ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Deden Ridwansah, melalui Komandan Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara, mengungkapkan pada pencarian hari ke-7, Kamis (15/1/2026), Tim SAR Gabungan menyisir seluruh sektor sejak pagi hingga sore hari. Namun hingga pukul 16.10 WIB, korban belum juga ditemukan.
Ia menyampaikan bahwa penghentian operasi pencarian terhadap korban merupakan hasil evaluasi bersama. Operasi SAR ini melibatkan unsur Basarnas melalui Pos SAR Bakauheni, TNI AL, Polairud, aparat setempat, nelayan, serta keluarga korban.
“Selama tujuh hari kami telah melakukan pencarian secara maksimal sesuai prosedur. Namun korban belum ditemukan.” kata Rezie, dalam keterangannya, Jumat (16/1/2026).
“Kemudian tim SAR Gabungan dengan pihak keluarga melaksanakan musyawarah bersama, dan hasilnya operasi SAR dihentikan. Meski demikian, operasi dapat dibuka kembali apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan bernama Nurdin (46), dilaporkan terjatuh ke laut dari kapal KM Aldo Putra 02 dan hilang di Perairan Kuala Penet, Lampung Timur.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Basarnas Lampung, peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/1/2025) lalu sekitar pukul 17.00 WIB.
(And/P1)




