Lampung77.com
No Result
View All Result
Jumat, 21 Agustus 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Lampung77.com
No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks
Home Olahraga

KONI Lampung Gelar Tes Fisik Atlet Jelang PON Bela Diri 2026

Lampung77
Jumat, 21 Agustus 2026
in Olahraga
A A
KONI Lampung Gelar Tes Fisik Atlet Jelang PON Bela Diri 2026

KONI Lampung menggelar tes fisik atlet jelang PON Bela Diri 2026. (Foto: Istimewa)

LAMPUNG77.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung menggelar tes fisik bagi atlet cabang olahraga bela diri yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara.

Tes fisik berlangsung di KONI Lampung, Kamis (20/8/2026) dan diikuti atlet dari empat cabang olahraga, yakni tinju, anggar, hapkido, dan kick boxing. Sementara pada Jumat (21/8/2026), tes dilanjutkan untuk atlet cabang olahraga muaythai, kurash, serta bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA).

Ketua Pelaksana Tes Fisik KONI Lampung, Yopi Hutomo Bhakti, mengatakan tes tersebut menjadi bagian penting dari proses seleksi untuk menentukan atlet yang dinilai layak memperkuat kontingen Lampung di PON Bela Diri.

Baca Juga:
KONI Lampung Siapkan 7 Cabor Ikuti PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara

Menurut Yopi, hasil sementara menunjukkan adanya peningkatan kondisi fisik atlet dibandingkan persiapan menuju PON Bela Diri sebelumnya.

“Alhamdulillah, dari beberapa pos tes atau indikator kebugaran yang kita ambil, secara kualitas fisik memang lebih baik dibandingkan PON Bela Diri sebelumnya. Dari beberapa indikator, mengalami peningkatan yang sangat signifikan,” kata Yopi, dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, seluruh hasil tes akan dikonversi dan diolah untuk mendapatkan nilai akhir masing-masing atlet. KONI Lampung menetapkan nilai minimal 80 sebagai salah satu standar utama dalam proses seleksi.

“Untuk standar, kita harus ada di angka 80. Jadi, yang kemungkinan nanti diberangkatkan ke PON Bela Diri harus memiliki standar nilai 80. Nanti datanya kita interpretasi dan olah,” ujarnya.

Selain kondisi fisik, KONI Lampung juga akan mempertimbangkan sejumlah indikator lain, seperti riwayat cedera, kondisi kesehatan, pengalaman, serta rekam jejak prestasi atlet di kejuaraan nasional maupun PON.

Meski demikian, Yopi menegaskan kondisi fisik tetap menjadi salah satu faktor dominan dalam menentukan kelayakan atlet. Hasil tes nantinya juga menjadi bahan evaluasi bagi setiap cabang olahraga dalam menyusun program latihan lanjutan.

“Hasilnya nanti kita serahkan kembali kepada cabang olahraga agar mereka mengetahui sejauh mana kondisi atletnya untuk mempersiapkan diri menghadapi PON Bela Diri,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan proses seleksi dilakukan secara ketat agar atlet yang diberangkatkan benar-benar memiliki kesiapan fisik dan kualitas bertanding di level nasional.

“Kita ingin lebih selektif dalam mempersiapkan atlet menuju PON Bela Diri Manado. Yang betul-betul level fisiknya sudah level nasional, itulah yang nanti akan kita kirim,” kata Riagus.

Ia menegaskan KONI Lampung tidak menetapkan kuota jumlah atlet dari masing-masing cabang olahraga. Penentuan atlet sepenuhnya akan mengacu pada hasil tes serta proyeksi peluang prestasi.

“Kita lihat hasilnya saja, tidak menentukan kuota. Kita lihat hasil tes fisiknya, kemudian proyeksi dari cabang olahraga mana yang betul-betul bisa kita andalkan untuk meraih prestasi yang baik di Manado,” ujarnya.

Riagus menambahkan, atlet yang tidak memenuhi standar akan tersisih dari proses seleksi. Sebaliknya, atlet yang dinyatakan lolos diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi prestasi Lampung.

KONI Lampung juga telah memasang target bagi cabang olahraga yang nantinya diberangkatkan, yakni minimal mampu menyumbangkan satu medali emas.

“Minimal harus satu medali. Kalau tidak ada target, untuk apa kita melakukan tes ini. Cabang-cabang olahraga yang kita berangkatkan tentu harus memiliki target,” tegasnya.

Melalui rangkaian tes tersebut, KONI Lampung berharap dapat menemukan komposisi atlet terbaik yang memiliki kesiapan fisik, pengalaman, serta peluang prestasi untuk bersaing dan membawa pulang medali dari PON Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara.

Baca JUga:
Lampung Finis Posisi 10 PON Beladiri 2025, Ini Nama Atlet dan Cabor yang Meraih Medali

(Rls/P1)

Tag KONI LampungPONPON Bela DiriPON Bela Diri 2026Tes Fisik Atlet

BERITA TERKAIT

Kejurda Padel Lampung 2026

48 Atlet Ikuti Kejurda Padel Lampung 2026

Sabtu, 25 Juli 2026
Rakerprov KONI Lampung

KONI Lampung Gelar Rakerprov, Bahas Porprov 2026 hingga Pra-PON

Rabu, 22 Juli 2026
Pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Lampung 2025–2029

Nahkodai PBPI Lampung, Tommy Rianta Putra Target Padel Raih Emas PON 2028

Sabtu, 18 Juli 2026
KONI rapat bahas persiapan Porprov Lampung 2026

Porprov Lampung Bakal Digelar November 2026, KONI Percepat Tahapan Persiapan

Selasa, 30 Juni 2026
Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat

Ratusan Peserta Ikuti Kejuaraan Berkuda Piala Ketua KONI Lampung

Kamis, 25 Juni 2026
Atlet Tinju Lampung Dianiaya di PKOR Way Halim

Atlet Tinju Dianiaya di PKOR Way Halim, Ini Respons KONI Lampung

Rabu, 24 Juni 2026
Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2026 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks

© 2026 Lampung77.com