Pemancing Hilang Ditemukan Meninggal Dunia di Eks Galian Pasir Lampung Timur
- account_circle Lampung77
- calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:33 WIB

Pemancing ditemukan meninggal dunia di eks galian pasir Lampung Timur. (Foto: Dok. Basarnas Lampung)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LAMPUNG77.com – Seorang pemancing yang dilaporkan hilang ditemukan meninggal dunia di kawasan eks galian pasir Desa Rejo Mulyo, Pasir Sakti, Lampung Timur.
Korban diketahui bernama Edi Santoso (26), warga Desa Sragi, Kabupaten Lampung Selatan. Jasad korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada Jumat (25/9/2026).
Informasi yang diperoleh dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, korban sebelumnya dilaporkan tidak pulang setelah pergi memancing di kawasan tersebut pada Kamis (24/9/2026).
Baca Juga: Seorang Perempuan Ditemukan Tewas di Bekas Galian Pasir Lampung Timur
Pihak keluarga yang melakukan pencarian menemukan sepeda motor dan peralatan memancing milik korban di sekitar lokasi. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Basarnas Lampung melalui Kepala Desa Rejo Mulyo.
Kepala Basarnas Lampung melalui Dantim Rescuer Feriansyah mengatakan usai menerima laporan tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian.
Menurutnya, pencarian pada malam hari sempat dihentikan sementara karena kondisi minim visibilitas. Selain itu, tidak ada saksi yang mengetahui titik pasti korban diduga terjatuh ke dalam bekas galian pasir tersebut.
Pencarian kemudian kembali dilanjutkan pada Jumat (25/9/2026) dengan membagi area pencarian sekitar 500 meter persegi menjadi satu sektor. Tim SAR mengerahkan perahu karet dan penyelam untuk melakukan penyisiran berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction serta titik yang diduga menjadi lokasi korban.
Feriansyah mengungkapkan pada sekitar pukul 07.50 WIB, tim menemukan benda yang diduga milik korban berupa topi di area penyelaman. Temuan tersebut menjadi petunjuk bagi tim untuk mempersempit area pencarian. Tim kemudian melanjutkan penyelaman menggunakan metode sapuan serta penyisiran permukaan dengan perahu karet yang turut dibantu masyarakat menggunakan jala.
Setelah pencarian kembali dilanjutkan pada pukul 13.30 WIB, tim SAR gabungan melakukan dua sorti penyelaman. Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada pukul 15.08 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 5°32’58.21″S–105°45’56.80″T, sekitar empat meter dari titik yang diduga sebagai lokasi kejadian.
“Setiap operasi SAR memiliki tantangan dan ketidakpastian, namun kami berkomitmen untuk terus melakukan pencarian secara optimal sampai korban ditemukan. Dalam operasi ini, keterbatasan jarak pandang dan tidak adanya saksi yang mengetahui titik pasti kejadian menjadi tantangan tersendiri. Namun, melalui koordinasi dan kerja sama seluruh unsur, korban akhirnya berhasil ditemukan,” kata Feriansyah, dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).
“Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Pasir Sakti. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dihentikan dan dinyatakan selesai pada pukul 15.15 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing,” pungkasnya.
Operasi pencarian korban tersebut di antaranya melibatkan personel Kantor SAR Lampung dan Pos SAR Bakauheni, BPBD Lampung Timur, Tagana, Koramil Pasir Sakti, Polsek Pasir Sakti, Babinsa, pemerintah kecamatan dan desa, Puskesmas Pasir Sakti, Potensi SAR Al Fatah, serta keluarga dan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Jasad ABK Speedboat Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu
(Yar/P1)
- Penulis: Lampung77
