LAMPUNG77.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung memprakirakan tinggi gelombang hingga 4 meter berpotensi melanda sejumlah wilayah Perairan Lampung pada 28-31 Mei 2026.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tinggi gelombang tersebut dan mengimbau nelayan agar selalu waspada dan berhati-hati.
Baca Juga:
Kapan Musim Kemarau 2026 di Lampung? Ini Kata BMKG
Dalam informasinya, Rabu (27/5/2026), BMKG Maritim Lampung memprakirakan potensi tinggi gelombang berkisar 2,5 meter – 4 meter berpeluang terjadi di Perairan Barat Lampung dan Selat Sunda Selatan Lampung.
Kemudian, tinggi gelombang berkisar 1,25 meter – 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan dan Perairan Teluk Lampung Bagian Utara.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Neneng Kusrini mengatakan peringatan dini tinggi gelombang tersebut berlaku pada 28 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga 31 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.
Neneng mengungkapkan bahwa pola angin di wilayah Perairan Provinsi Lampung pada umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 2-25 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan, Perairan Teluk Lampung Bagian Utara, Perairan Timur Lampung Bagian Selatan, dan Perairan Timur Lampung Bagian Utara,” kata Neneng, dalam keterangannya.
BMKG mengimbau kepada masyarakat, terutama nelayan yang menggunakan kapal-kapal kecil, agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi tinggi gelombang tersebut saat beraktivitas di laut.
“Selalu waspada dan harap memperhatikan resiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran,” pungkas Neneng.
(Yar/P1)




