LAMPUNG77.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya 22 titik panas atau hotspot di wilayah Lampung.
Dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026), BMKG Lampung mengungkapkan 22 titik panas yang terdeteksi melalui Satelit Aqua, Satelit NOAA20, dan Satelit SNPP, tersebut tersebar di 7 wilayah Lampung yakni Kabupaten Lampung Utara, Mesuji, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Pesisir Barat, Tulang Bawang, dan Way Kanan.
Baca Juga:
BMKG: Ini Daftar Wilayah Lampung Masuk Puncak Musim Kemarau Juli 2026
Dari 22 titik panas yang terdeteksi di wilayah Lampung tersebut seluruhnya memilikitingkat kepercayaan sedang yakni berkisar 30% sampai di bawah 80 persen.
Prakirawan on Duty BMKG Lampung, Rizal Hidayat sebelumnya menyebutkan bahwa hotspot atau titik panas adalah suatu area di mana suhunya terpantau lebih tinggi dibanding suhu pada kawasan sekitarnya.
Berikut selengkapnya sebaran 22 titik panas yang terdeteksi berdasarkan informasi dari BMKG Lampung:
– Lampung Selatan: Terdeteksi Satelit Aqua 1 titik panas di wilayah Kecamatan Rajabasa.
– Lampung Tengah: Terdeteksi Satelit Aqua, NOAA20, dan SNPP ada 4 titik panas masing-masing di wilayah Kecamatan Anak Tuha, Bandar Mataram, Terusan Nunyai, Way Pangubuan.
– Lampung Utara: Terdeteksi Satelit NOAA20 dan SNPP ada 4 titik panas masing-masing dua hotspot di wilayah Kecamatan Sungkai Tengah dan Sungkai Utara.
– Mesuji: Terdeteksi Satelit NOAA20 ada 2 titik panas di wilayah Kecamatan Mesuji Timur.
– Pesisir Barat: Terdeteksi Satelit NOAA20 dan Aqua ada 3 titik panas masing-masing 1 hotspot di wilayah Kecamatan Bangkunat dan 2 hotspot di Kecamatan Pesisir Selatan.
– Tulang Bawang: Terdeteksi Satelit Aqua ada 2 titik panas di wilayah Kecamatan Gedung Meneng dan Menggala Timur.
– Way Kanan: Terdeteksi Satelit NOAA20 dan Aqua ada 6 titik panas masing-masing 2 hotspot di wilayah Kecamatan Blambangan Umpu, 2 hotspot di Kecamatan Pakuan Ratu, serta masing-masing 1 hotspot di Kecamatan Bumi Agung dan Negara Batin.
(Yar/P1)



