LAMPUNG77.com – PT Pegadaian (Persero) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kompasiana menggelar talkshow bertajuk ‘”Financial Literacy On The Way: Mandiri Finansial Dimulai Hari Ini’ di The Gade Creative Lounge Gedung B Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila), Kamis (18/6/2026).
Taklshow yang dimoderatori Nurulloh selaku Head of Impact Kompasiana itu menghadirkan nara sumber Lenny Fetresia Siregar, Deputy Bisnis Kantor PT Pegadaian (Persero) Area Lampung. Lalu, Ety Elyati, Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Provinsi Lampung; serta Rizkillah Suryo Wibowo, Penyuluh Anti Korupsi PT Pegadaian (Persero) Area Lampung.
Baca Juga:
Warga Ramai Gadai Emas di Pegadaian Lampung Jelang Lebaran
Dalam paparannya, Lenny Fetresia Siregar di antaranya mengungkapkan soal prospek investasi emas. Ia menyebut bahwa harga emas terus menunjukkan tren yang meningkat dari tahun ke tahun.
“Pada 2014, saat itu tabungan emas dibuka dengan harga Rp 400.000/gram dan sekarang naik 500 persen karena saat ini harganya ada dikisaran 2,800.000/gram. Bahkan, di Januari tahun ini, sempat menyentuh Rp 3.300.000/gram. Begitulah kenaikan harga emas, peningkatannya luar biasa,” kata Lenny.
Investasi emas dinilai mempunyai prospek yang bagus karena memiliki resiko kecil dan memilki tren harga yang terus naik.
“Saat covid itu pergerakannya juga naik, tahun 2024 dalam keadaan geopolitik juga naik dan sekarang juga naik. Jadi, kalau kita lihat emas ini oke, tetap tinggi dan resiko kecil karena dari tahun ke tahun harganya naik,” ujarnya.
“Selain itu, emas itu mudah dibeli. Dimana-mana saja bisa dibeli, di Pegadaian ada, di toko emas ada. Kemudian, emas juga mudah dirawat, disimpan, dan mudah dijual. Emas itu liquid, jadi emas itu sangat mudah untuk dicairkan,” lanjutnya.
Ia juga menuturkan bahwa emas juga disebut sebagai gold safe heaven karena kerap dijadikan patokan bagi mata uang negara yang mengalami peperangan. Ketika mata uang suata negara hancur, maka negara tersebut akan menjadikan uangnya dalam bentuk emas lantaran emas sudah mempunyai harga sehingga memnbuat mata uang bisa stabil.
Tabungan Emas
Menurut Lenny, di pegadaian sendiri ada solusi untuk investasi emas yaitu menabung mulai dari Rp 10 ribu. Menurutnya Tabungan Emas Pegadaian ini merupakan layanan investasi emas digital yang memungkinkan konsumen membeli, menyimpan, dan menjual emas secara virtual dan bisa dilakukan transaksi melalui aplikasi Tring.
“Emas itu instrumen yang baik untuk bisa mulai berinvestasi. Harga emas itu grafiknya dari tahun ke tahun naik. Berinvestasi dalam emas itu tidak rugi, tapi menguntungkan. Nilai tabungan akan mengalami peningkatan otomatis dari misalnya yang kita tabung Rp 1 juta, bisa jadi dua tahun yang akan datang menjadi Rp 2,5 juta.” lanjutnya.
Ia menjelaskan bahwa tabungan emas di Pegadaian bukan hanya sekadar virtual di aplikasisemata, tetapi di setiap tabungan seperti 1 gram, 5 gram, dan seterusnya sudah disediakan dalam bentuk fisiknya.
“Jadi, kalau memang kita ingin menjadikan tabungan emas virtual itu ada fisiknya, bisa kita pilih apakah bentuk Galeri 24, Antam, UBS. Dan kepingan emas juga bisa dipilih mulai 1 gram sampai 1 kilogram. Di Lampung ada 69 outlet sampai ke Metro, Bandar Jaya, Kotabumi dan kita bisa pilih outletnya serta bisa kita bayarkan melalui aplikasi Tring,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa tabungan emas dalam bentuk virtual tersebut sudah merupakan saldo emas yang bisa dilakukan transaksi seperti gadai atau jual tanpa perlu dicetak dulu ke fisik.
Baca Juga:
Terpopuler: Harga Emas di Bandar Lampung Terbang Tinggi hingga Tiket Masuk Lembah Hijau
Tata Kelola Usaha Pegadaian
Penyuluh Anti Korupsi PT Pegadaian (Persero) Rizkillah Suryo Wibowo menuturkan bahwa di Pegadaian bukan hanya menjalankan bisnis, tetapi juga menjaga tata kelola perusahaan bersih dan berintegritas.
Ia menyebutkan bahwa di Pegadaian ada Unit Pengendalian Gratifikasi yang khusus bertugas mengawasi, mengendalikan, dan mengelola pelaporan gratifikasi. Hal ini guna memastikan perusahaan bebas dari praktik korupsi.

Tugas OJK
Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Lampung, Ety Elyati, dalam talkshow tersebut menjelaskan bahwa OJK resmi terbentuk pada 2011 dalam rangka untuk fokus pengawasan kepada seluruh jasa lembaga keuangan.
“OJK terbentuk tahun 2011. Fungsi pengawasan diperluas kepada seluruh jasa lembaga keuangan. Ada perusahaan sekuritas, dana pensiun, pembiayaan mikro, dan pinjaman daring. Jadi, dengan fungsi mengawasi lembaga keuangan itu, OJK punya cakupan tugas yang luas dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi,” ujarnya.
“Seperti pinjol. pinjol itu sebenarnya bagus jika benar-benar pinjol. Karena, dia berizin dan lembaga yang menjadi peranatara untuk kebutuhan-kebutuhan yang sifatnya instan. Tetapi kita harus punya sumber pendapatan yang pasti sehingga kita bisa bayar dengan tepat waktu,” ujarnya.
Ia menambahkan masyarakat dapat dengan mudah mengetahui lembaga-lembaga usaha yang berizin, seperti pinjol, dengan mudah di OJK.
“Bisa menghubungi call center 157 untuk mengetahui lembaga keuangan mana saja yang sudah berizin dan diawasi oleh OJK,” ujarnya.
Bermanfaat Bagi Mahasiswa
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dan Alumni, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Lampung, Dr. Neli Aida, dalam sambutannya berharap talkshow ini dapat bermanfaat bagi para mahasiswa untuk lebih mengetahui lebih detail soal literasi keuangan.
“Hari ini kita akan diberikan pengetahuan atau edukasi tentang literasi keuangan,. Mahasiswa ini adalah generasi muda, maka jangan sampai terlambat,” ujarnya.
“Prinsip dalam kehidupan itu adalah bagaimana me-manage keuangan. Ini salah satu untuk bekal kesinambungan. Jadi, kita ikuti literasi ini secara baik, kemudian kita ambil manfaatnya,” pungkasnya.
(Yar/P1)



