Data Terbaru BPS: Inflasi, NTP, hingga Perkembangan Pariwisata Lampung
- account_circle Lampung77
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Pengunjung melihat dan memberi makan gajah di Taman Wisata dan Taman Satwa Lembah Hijau Lampung. (Foto: Lampung77.com)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung Agustus 2026
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan perkembangan NTP Provinsi Lampung pada periode Agustus 2026. Sebagai pengingat, NTP merupakan indikator yang membandingkan antara indeks harga yang diterima petani atas hasil produksinya dengan indeks harga yang dibayar petani untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan biaya produksi.
Hermawan menungkapkan pada Agustus 2026, NTP Provinsi Lampung tercatat naik sebesar 1,64 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dengan nilai indeks mencapai 134,81.
“Kenaikan tersebut didorong oleh peningkatan pada subsektor Tanaman Pangan sebesar 2,78 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,85 persen, dan subsektor perikanan sebesar 0,56 persen,” ujarnya.
“Sedangkan subsektor yang mengalami penurunan yaitu, Tanaman hortikultura yang turun sebesar 4,78 persen, dan Peternakan sebesar 0,11 persen,” lanjut Hermawan.
Perkembangan Pariwisata Lampung Juli 2026
BPS Provinsi Lampung juga merilis data perkembangan pariwisata untuk periode Juli 2026. Hermawan menyebutkan untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Lampung pada Juli 2026 tercatat 46,01 persen atau turun 3,76 persen poin dibandingkan Juni 2026 dan menurun 1,28 persen poin dibandingkan Juli 2025.
“Di sisi lain, TPK hotel non-Bintang mencapai 26,62 persen yang turun sebesar 0,81 persen poin dibandingkan Juni 2026 dan naik 1,49 persen poin dibandingkan Juli 2025,” katanya.
Sementara itu, terkait data BPS mengenai perkembangan transportasi untuk periode Juli 2026, Hermawan mengungkapkan bahwa angkutan udara melalui Bandara Raden Intan II jumlah keberangkatan penumpang pada Bulan Juli 2026 sebanyak 54.635 orang. Angka tersebut naik sebesar 12,63 persen dibandingkan Bulan Juni 2026.
“Hal tersebut juga sejalan jika dibandingkan kondisi Juni 2025 yang juga mengalami kenaikan sebesar 4,50 persen,” ujarnya.
Sedangkan keberangkatan penumpang angkutan laut melalui Pelabuhan Bakauheni, untuk jumlah penumpang yang berangkat dari Bakauheni pada Bulan Juli 2026 sebanyak 55.252 penumpang, atau mengalami penurunan sebesar 22,03 persen dibandingkan kondisi Juni 2025. Sebaliknya, jika dibandingkan kondisi Juli 2025, mengalami kenaikan sebesar 2,15 persen.
Beralih ke jenis transportasi berikutnya yaitu Angkutan Kereta Api. Hermawan menyebutkan jumlah penumpang angkutan kereta api pada Bulan Juli 2026 sebanyak 76.659 Penumpang. Angka ini mengalami penurunan 13,39 persen jika dibanding kondisi Juni 2026. Sementara, jumlah penumpang kereta api secara year on year mengalami kenaikan sebesar 3,23 persen dibanding dengan Juni 2025.
(Rls/Yar/P1)
- Penulis: Lampung77
