Lampung77.com
Jumat, 27 Februari 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Indeks
No Result
View All Result
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Indeks
Lampung77.com
No Result
View All Result
  • Indeks
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Hikmah
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Galery Foto
Home Headline

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, 127 Orang Tewas, Ini Kronologinya

Lampung77
Minggu, 2 Oktober 2022
in Headline, Nusantara, Olahraga
A A
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Sebuah mobil polisi terbalik akibat kericuhan usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jatim. Sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa ini. (ANTARA FOTO/H Prabowo/Zk/pras)

Advertisement

LAMPUNG77.com – Sebanyak 127 orang dilaporkan tewas dalam kerusuhan yang terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (2/10/2022) mengatakan, dari 127 orang yang meninggal dunia tersebut dua di antaranya merupakan anggota Polri.

“Dalam kejadian itu, telah meninggal 127 orang, dua di antaranya adalah anggota Polri,” kata Nico, seperti dilansir Antara.

Nico menjelaskan sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Menurutnya, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit tersebut.

Selain korban meninggal dunia, tercatat ada 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan, 10 di antaranya merupakan kendaraan Polri.

“Masih ada 180 orang yang masih dalam perawatan. Dari 40 ribu penonton, tidak semua anarkis. Hanya sebagian, sekitar 3.000 penonton turun ke lapangan,” tambahnya.

Kronologi

Menurut Nico, pertandingan di Stadion Kanjuruhan tersebut sesungguhnya berjalan dengan lancar. Namun, setelah laga berakhir, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan beberapa di antara mereka turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.

Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan dengan melakukan pengalihan agar para suporter tersebut tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain. Dalam prosesnya, akhirnya petugas melakukan tembakan gas air mata.

Nico menyebutkan, penembakan gas air mata tersebut dilakukan karena para pendukung tim berjuluk Singo Edan yang tidak puas dan turun ke lapangan itu telah melakukan tindakan anarkis dan membahayakan keselamatan para pemain dan ofisial.

“Karena gas air mata itu, mereka pergi keluar ke satu titik, di pintu keluar. Kemudian terjadi penumpukan dan dalam proses penumpukan itu terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen,” katanya.

Sementara itu, Bupati Malang M. Sanusi menyatakan seluruh biaya pengobatan para suporter yang saat ini menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Malang.

“Kami mengerahkan seluruh ambulans untuk proses evakuasi dari Stadion Kanjuruhan. Untuk yang sehat dan dirawat, biaya semua yang menanggung Kabupaten Malang,” kata Sanusi.

Kericuhan terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya tersebut berakhir dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu malam (1/10/2022). Kekalahan itu merupakan yang pertama bagi Arema FC sejak 23 tahun terakhir.

Sumber: Antara

(Yar/P1)

Tag Arema Vs PersebayaKerusuhan di Stadion KanjuruhanMalang

BERITA TERKAIT

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

Polri Mutakhir Data Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan, 125 Orang Tewas, 323 Luka

Senin, 3 Oktober 2022
Lihat Selanjutnya

BERITA TERBARU

Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Jumat 27 Februari 2026

Info Cuaca BMKG, Hujan Lebat Berpotensi Guyur 9 Wilayah Lampung Hari Ini

Hasil Super League Hari Ini: Persib Pesta Gol, Borneo FC dan Dewa United Menang!

Begal yang Bacok dan Rampas Motor Warga di Lampung Timur Tertangkap

Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Kamis 26 Februari 2026

Kejati Lampung Periksa 59 Orang Kasus Kawasan Hutan, Terima Uang Titipan Rp 100 Miliar!

Promo Ramadan di Wisata Lembah Hijau Lampung: Harga Tiket Masuk dan Paket Bukber

Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2025 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Indeks
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Olahraga
  • Politik
  • Hikmah
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Galery Foto

© 2025 Lampung77.com