LAMPUNG77.com – Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung, Agung Nugroho, mengunjungi Taman Satwa Lembah Hijau Lampung dan melihat langsung bayi Gajah Sumatera bernama Rut yang baru lahir di lembaga konservasi tersebut.
Agung Nugroho berkunjung ke Lembah Hijau dengan didampingi Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Lampung BKSDA Bengkulu-Lampung, Itno Itoyo, Minggu (14/6/2026). Kedatangan mereka disambut Manager Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, Rasyid Ibransyah, dan Perwakilan Manajemen Lembah Hijau, M. Irvan Hardika Nasution.
Baca Juga:
Bayi Gajah Lahir di Lembah Hijau, Kado Manis Hari Lingkungan Hidup Sedunia dari Lampung
Agung Nugroho berada di Lembah Hijau Lampung selama sekitar 1,5 jam yakni sekitar pukul 15.30 WIB – 17.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, ia melihat langsung beragam aktivitas bayi Gajah Sumatera Rut saat bersama induknya Mega.
“Hari ini saya berkesempatan melihat langsung kelahiran anak (gajah) dari Mega dan Aris yang langsung diberikan nama oleh Pak Menteri Kehutanan dengan nama Rut sebagai simbol persahabatan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Norwegia,” kata Agung, saat diwawancarai disela-sela kunjungannya ke Lembah Hijau.
Baca Juga:
Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung, Menhut Beri Nama Rut
“Kami melihat perkembangannya (bayi Gajah Sumatera Rut) sangat sehat. Dan memang kami titip ke Lembah Hijau untuk merawat dengan baik,” lanjutnya.
Agung mengapresiasi Taman Satwa Lembah Hijau Lampung yang telah mencatatkan keberhasilan konservasi dengan lahirnya bayi Gajah Sumatera dengan berat 123 kg tersebut.
“Ini saya kira sebagai satu bentuk prestasi atau komitmen dari Lemnbah Hijau dengan kelahiran anak gajah ini. Harapannya, nanti ke depan mungkin akan semakin banyak anak gajah yang bisa dilahirkan di Taman Satwa Lembah Hijau,” ujar Agung.
“Ya tentu ini menambah harapan baru bahwa artinya kalau kita bisa melakukan upaya kelahiran di ex-situ ke depan tentu akan ada harapan, optimisme, bahwa populasinya bisa lestari. Tidak mudah juga, karena tidak semua lembaga berhasil untuk sukses dalam kegiatan reproduksi gajah ini,” pungkas Agung.
Lihat Juga:
5 Potret Lucu Bayi Gajah Sumatera yang Baru Lahir di Lembah Hijau Lampung
Berat Bertambah 4 Kg
Manager Taman Satwa Lembah Hijau, Rasyid Ibransyah mengatakan saat ini kondisi bayi GAjah Sumatera Rut dalam kondisi sehat dan bobotnya bertambah 4 kg.

“Perkembangannya sangat drastis, sehat dan aktif, pertumbuhannya normal serta ada penambahan (berat) sekitar 4 kg,” kata Rasyid.
Diberitakan sebelumnya, bayi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis) lahir di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, pada Jumat (5/6/2026). Anak gajah betina tersebut lahir dari pasangan indukan Mega (betina, 27 tahun) dan Aris (jantan, 29 tahun).
Kelahiran bayi gajah ini adalah yang kedua di Lembaga Konservasi Lembah Hijau. Sebelumnya, seekor anak gajah jantan dari indukan yang sama juga lahir di Lembah Hijau pada 7 Agustus 2022 lalu dan diberi nama Rawana.
Baca Juga:
Selamat! Satu Lagi Bayi Gajah Sumatera Lahir di Lembah Hijau Lampung
(Yar/P1)



