LAMPUNG77.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung kebut kesiapan infrastruktur guna menghadapi tahapan visitasi dan verifikasi venue dari KONI Pusat untuk pencalonan tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin membuang-buang waktu.
Menurutnya, sinkronisasi data cabor yang telah disepakati di Serang, Banten, sebelumnya, saat ini harus diikuti dengan jaminan ketersediaan serta kelayakan sarana prasarana pertandingan yang ada di Lampung.
Riagus menyebut KONI Lampung akan menjadwalkan konsolidasi secara maraton dengan memanggil seluruh panitia internal serta perwakilan pengurus provinsi (Pengprov) cabor.
“Selanjutnya kita fokus untuk menghadapi verifikasi venue. Dan hari senin tanggal 6 April 2026, kita mengundang panitia dan pengurus cabor untuk mendampingi tim verifikasi,” kata Riagus Ria, dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).
Ia menilai keterlibatan aktif pengurus cabor sangat vital mengingat mereka yang paling memahami spesifikasi dan standardisasi arena pertandingan sesuai regulasi federasi masing-masing.
“Konsolidasi pada Senin mendatang merupakan langkah preventif guna meninjau ulang kesiapan fisik 26 cabor yang menjadi porsi penyelenggaraan di Lampung,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa merujuk pada target yang dipatok KONI Pusat, aspek verifikasi venue memegang bobot nilai yang sangat tinggi. Kelayakan bukan sekadar kondisi lapangan permainan, melainkan mencakup ekosistem pendukung seperti aksesibilitas, fasilitas medis, ruang tes doping, hingga sarana kenyamanan bagi atlet, wasit, dan penonton.
Sekadar informasi, visitasi tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Pusat dijadwalkan datang ke Lampung pada 14-18 April 2026.
Baca Juga:
Lampung dan Banten Sepakat Pertandingkan 56 Cabor di PON 2032
(Rls/Yar/P1)




