LAMPUNG77.com – Seorang wisatawan dilaporkan hilang tenggelam di Pantai Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Tim SAR Gabungan saat ini masih melakukan pencarian terhadao korban.
Informasi yang diperoleh dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung, Korban diketahui bernama Rizal Wahyudi (29), warga Desa Kali Balangan, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara.
Berdasarkan informasi Basarnas, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 17.25 WIB. Saat itu, korban bersama belasan rekannya berenang di kawasan pantai. Nahas, korban diduga kuat korban terseret arus laut ke arah tengah dan tenggelam.
Baca Juga:
BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Landa Lampung pada Januari 2026
Komandan Tim Pos SAR Tanggamus, Tri Wardoyo mengungkapkan pada pencarian hari kedua kemarin, Minggu (4/1/2026), operasi SAR dilakukan dengan membagi area pencarian ke dalam dua sektor.
Sektor pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet berdasarkan perhitungan SAR Maps Prediction, sementara sektor kedua menyisir garis pantai ke arah barat dan timur dari titik lokasi awal.
“Namun hingga sore hari, korban belum ditemukan. Operasi SAR sementara dihentikan pada pukul 17.00 WIB dan direncanakan akan kembali dilanjutkan pada hari ini, Senin (5/1/2026),” kata Tri, dalam keterangannya.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Tanggamus, BPBD Pesisir Barat, Polair, TNI AL, Polsek setempat, serta keluarga korban. Basarnas Lampung memastikan upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.
“Basarnas juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di kawasan pantai, terutama saat kondisi cuaca dan gelombang laut tidak bersahabat,” pungkas Tri.
Peringatan Dini BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di 6 wilayah Pesisir Lampung pada 2-6 Januari 2026.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Panjang Lampung, Neneng Kusrini menyebutkan adanya fenomena fase perige atau jarak terdekat bulan ke bumi pada 2 Januari 2026 dan fase bulan purnama pada 3 Januari 2026, berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum pada 2-6 Januari 2026.
Neneng menyebutkan ada 6 wilayah Pesisir Lampung yang berpotensi terjadi banjir rob yaitu Pesisir Bandar Lampung, Pesisir Tanggamus, Pesisir Lampung Selatan, Pesisir Pesawaran, Pesisir Timur Lampung, dan Pesisir Barat Lampung.
Baca Juga:
BMKG: 6 Wilayah Pesisir Lampung Berpotensi Dilanda Banjir Rob pada 2-6 Januari 2026
(Yar/P1)




