LAMPUNG77.com – Warga Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, berduka atas tewasnya kepala desa mereka, Darusman, akibat diserang kawanan gajah liar. Warga meminta Kementerian Kehutanan dan Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Ini bukan lagi terkait rusaknya lahan pertanian kami akibat kawanan gajah itu, tapi kini yang menjadi korban adalah kepala desa kami. Kementerian Kehutanan dan Balai TNWK setempat harus bertanggung jawab atas insiden ini,” kata Ahmad Khoirudin, perwakilan warga Desa Braja Asri, usai pemakaman almarhum, Rabu (31/12/2025).
Menurut warga, dalam kurun waktu pertengahan tahun 2025, kumpulan gajah liar seperti leluasa saat keluar dari perbatasan hutan menuju lokasi perladangan di desa penyangga khususnya di sekitar Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara.
Bahkan, sekitar 5 bulan sebelumnya, juga ada satu warga yang menjadi korban amukan gajah liar yang keluar dari hutan konservasi tersebut. Beruntung, korban pada saat itu masih bisa selamat meski mendapat luka yang serius.
“Bulan Agustus lalu, ada 1 orang diserang saat hendak mancing. Beruntung masih bisa diselamatkan. Kini malah kepala desa kami yang menjadi korban hingga meninggal dunia,” ujar Anton, warga Desa Braja Asri lainnya.
Baca Juga:
Diserang Gajah, Penjual Cilok Terluka dan Dilarikan ke RS di Lampung Timur
“Ini akibat lemahnya pengawasan dari pihak Balai TNWK setempat terhadap aktivitas kawanan gajah liar itu yang sangat mudah dan bebas keluar dari habitatnya,” lanjut Anton.
Sementara itu. Kepala Balai TNWK M Zahdi usai mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa belum bisa memberikan penjelasan kongkret lantaran pihaknya masih turut berduka atas adanya kejadian tragis tersebut.
Meski demikian, M Zahdi mengungkapkan pihaknya bersama Pemkab setempat telah melakukan beberapa upaya untuk mencegah kawanan gajah liar keluar dari habitatnya dengan melakukan pembangunan kanal sepanjang 1,1 Kilometer yang saat ini telah dikerjakan.
Diberitakan sebelumnya, KKepala Desa (Kades) Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Darusman, tewas setelah diserang kawanan gajah liar Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Rabu (31/12/2025).
Insiden itu terjadi saat Darusman hendak membantu warga menghalau gajah di perladangan desa setempat, pada sekitar pukul 10.00 WIB.
(And/P1)



