LAMPUNG77.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Lampung Timur berkolaborasi dengan Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) berbagi takjil di Jalan Lintas Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut di antaranya dihadiri Ketua HMNI Lampung Timur, Agustinus Trihandoko bersama jajaran Wakil Ketua, Sekretaris dan para kepala bidang. Serta, Ketua IWO Lampung Timur, Andono, dan jajaran para pengurus.
Menurut Agustinus Trihandoko, kegiatan bagi takjil sekaligus buka bersama tersebut bukan hanya sekadar rutinitas di Bulan Suci Ramadan. Melainkan menjadi momentum bagi HMNI Lampung Timur untuk mempererat tali silaturahmi dengan rekan-rekan IWO.
“Bagi kami, wartawan adalah mitra strategis. Melalui kolaborasi dengan IWO, kami berharap aspirasi para nelayan di Lampung Timur dapat tersampaikan dengan lebih luas dan akurat ke publik maupun Pemerintah,’ kata Agustinus.
Ia menambahkan kegiatan bagi takjil itu juga merupakan bentuk kehadiran HMNI di tengah masyarakat dan sekaligus menunjukkan bahwa organisasi tersebut memiliki kepedulian sosial yang nyata.
Baca Juga:
Rekomendasi Tempat Bukber Seru di Bandar Lampung: Bisa Sambil Wisata dan Makan Durian!
“Kita ingin menebar keberkahan ramadan, sekecil apa pun itu, agar masyarakat merasakan manfaat langsung dari keberadaan sekretariat kami di sini,” ujarnya.
“Ini adalah langkah awal. Ke depan, saya berharap HMNI dan IWO Lampung Timur terus berkolaborasi dalam berbagai program terutama setiap tahun melaksanakan kegiatan berbagai kegiatan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua IWO Lampung Timur, Andono menilai kegiatan berbagi takjil tersebut sebagai wujud solidaritas sosial kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
“Di bulan puasa, jalanan menjelang magrib selalu dipenuhi orang yang masih di perjalanan seperti teman-teman ojek, sopir, pedagang, atau pekerja harian. Takjil jadi bentuk kecil dari rasa empati bahwa ada yang mengingat mereka sebelum berbuka,” kata Andono.
Ia menambahkan kolaborasi dengan HMNI juga membuka ruang kemitraan yang lebih luas antara organisasi masyarakat dan wartawan.
“Kolaborasi dengan organisasi wartawan berarti membuka jalur komunikasi yang lebih luas, termasuk untuk menyuarakan isu nelayan di ruang publik,” ujarnya.
Baca Juga:
Diskotik di Lampung Timur Disulap Jadi Resto untuk Bukber Saat Ramadan
(And/P1)




