Breaking News
light_mode
Trending Tags

Demo di Lampung 1 September 2025, Kapolda: Hindari Provokasi dan Aksi Anarkis!

  • account_circle Tim Lampung77
  • calendar_month 5 jam yang lalu

LAMPUNG77.com – Sejumlah elemen masyarakat, mulai dari Mahasiswa, Organisasi Kepemudaan, dan Perhimpunan Ojek Online (Ojol) rencananya akan melakukan demo atau unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin 1 September 2025.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa tersebut agar melaksanakannya dengan tertib, damai, dan kondusif.

“Saya minta masyarakat yang akan melakukan aksi unjuk rasa berlangsung tertib dan damai serta hindari provokasi maupun aksi anarkis,” kata Helmy, dalam katerangannya di Bandar Lampung, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga: Pensiunan PT Pos Indonesia Asal Lampung Ikut Demo di Jakarta, Ini Tuntutannya!

Ia menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Namun, hak tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab tanpa mengganggu ketertiban umum atau merugikan masyarakat lainnya.

“Silakan sampaikan aspirasi, itu hak yang dijamin konstitusi. Tapi mari kita lakukan dengan cara-cara yang tertib, damai, dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Menurut Helmy, kepolisian bersama seluruh pihak terkait siap memberikan pengamanan agar jalannya aksi tetap aman dan terkendali. Namun, keberhasilan pengamanan juga sangat membutuhkan dukungan serta partisipasi masyarakat untuk menjaga ketertiban.

“Kami mengajak semua elemen masyarakat, adik-adik mahasiswa, buruh, maupun organisasi lainnya untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Lampung. Aspirasi tersampaikan, keamanan juga wajib tetap terjaga,” kata Kapolda.

Helmy menegaskan, aksi yang tertib dan damai akan lebih efektif dalam menyuarakan aspirasi rakyat. Ia juga mengingatkan peserta aksi agar tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin membuat kericuhan.

“Mari kita buktikan bahwa masyarakat Lampung bisa menyampaikan pendapat dengan bermartabat dan damai,” ucapnya.

Selain itu, Helmy juga mengingatkan bahwa Provinsi Lampung adalah rumah bersama yang harus dijaga oleh seluruh warganya. Ia berharap masyarakat dapat menunjukkan bahwa Lampung mampu menjadi contoh dalam mengawal setiap proses demokrasi.

“Kita tunjukkan kepada saudara-saudara kita di daerah lain, bahwa Lampung mampu, Lampung bisa dalam mengawal demokrasi dengan damai,” tegas jenderal bintang dua tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, sebanyak 1.257 personel gabungan dari Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, serta TNI akan dikerahkan untuk kelancaran dan mengamankan jalur jalannya aksi.

Dari jumlah tersebut, 432 personel disiagakan di Mapolresta Bandar Lampung dan Polsek jajaran untuk standby pengamanan.

  • Penulis: Tim Lampung77
  • Editor: Iyar Jarkasih
expand_less