LAMPUNG77.com – Tim SAR Gabungan mengevakuasi 5 nelayan yang mengalami kecelakaan kapal di sekitar Pulau Segama, Lampung Timur, Selasa (20/01/2026).
Kapal nelayan tersebut mengalami kebocoran akibat cuaca buruk saat melaut dari Pelabuhan Bakauheni.
Kepala Kantor SAR Lampung yang diwakili Komandan Tim Rescue Pos SAR Bakauheni, Restu Abdila mengatakan pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut dari Polairud pada sekitar pukul 08.20 WIB.
Baca Juga:
Sampai Kapan Puncak Musim Hujan 2026 di Lampung? Ini Kata BMKG
“Tim Rescue Pos SAR Bakauheni langsung diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 46 mil laut. Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 13.15 WIB dan segera melakukan evakuasi,” kata Restu, dalam keterangannya.
Operasi ini melibatkan potensi SAR yang terdiri dari Sat Polairud Lampung Selatan, Dit Polairud Polda Lampung, serta dukungan dari pihak keluarga korban.
Adapun 5 nelayan yang dievakuasi yakni bernama Muktar (55), Kadir (40), Samsul (38), Saldi (40), dan Yantok (40). Kelimanya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Mereka tiba kembali di Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 16.58 WIB dan langsung dijemput keluarga.
“Begitu menerima informasi, kami langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan melaksanakan operasi SAR. Alhamdulillah seluruh korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Dengan seluruh korban sudah diserahkan kepada keluarga, operasi SAR resmi dihentikan pada pukul 17.25 WIB. Basarnas mengimbau nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan kesiapan kapal sebelum melaut demi keselamatan bersama.
Baca Juga:
BMKG: Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Lampung hingga 22 Januari 2026
(And/Yar/P1)



