LAMPUNG77.com – Seorang balita berusia 3 tahun di Tanggamus, Lampung, bernama Ahmad Alwi meninggal dunia tenggelam di kolam penampuan.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (8/4/2026) siang di area perkebunan kopi wilayah Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus.
“Korban ditemukan dalam kondisi mengambang di bak atau kolam penampungan air yang digunakan untuk penyemprotan kebun dengan kedalaman sekitar 60 sentimeter,” kata Iptu Suamin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, dalam keterangannya, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga:
Jasad 2 Mahasiswi Unila yang Hanyut Ditemukan di Pulau Pasaran
Kapolsek menjelaskan, kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi. Menurutnya, korban sebelumnya ikut bersama kedua orang tua dan neneknya yang sedang bekerja sebagai buruh petik kopi di kebun milik warga setempat.
Pada sekitar pukul 10.00 WIB, pemilik kebun sempat menghampiri para pekerja dan melihat korban berada di sekitar gubuk kebun. Korban kemudian diberi jajanan sebelum ditinggal kembali oleh pemilik kebun untuk melanjutkan aktivitasnya. Saat itu, korban berada tidak jauh dari kedua orang tuanya yang tengah memetik kopi.
Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, saksi pemilik kebun dikejutkan dengan kondisi korban yang sudah mengambang di dalam bak penampungan air. Saksi kemudian berteriak memanggil orang tua korban dan bersama-sama mengevakuasi korban dari dalam bak air tersebut.
Korban sempat dibawa ke bidan terdekat menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas Kapolsek.
Menurut Kapolsek pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan dari para saksi. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut murni merupakan musibah.
Pihak keluarga korban menerima kejadian itu dan telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi.
“Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU Pekon Gunung Sari,” ungkapnya.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
“Tingkatkan pengawasan kepada anak-anak, terlebih di area berisiko seperti perkebunan dan tempat penampungan air, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.
Baca Juga:
Bocah Tewas Tenggelam di Sungai Kali Balok Bandar Lampung
(Yar/P1)




