LAMPUNG77.com – Berikut berita terpopuler Lampung77.com sepekan ini. Mulai dari harga emas 24 karat di Bandar Lampung mencetak rekor tertinggi sepanjang masa hingga liburan di Taman Wisata dan Taman Satwa Lembah Hijau Lampung.
Berita terpopuler lainnya yakni ribuan warga Lampung Timur geruduk Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK).
Berikut rangkuman 3 berita terpopuler Lampung77.com sepekan ini:
1. Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Tertinggi Sepanjang Masa
Harga emas perhiasan 24 Karat di Bandar Lampung mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan, Selasa 13 Januari 2026.
Informasi yang diperoleh dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas 24 karat saat itu berada di angka Rp 2.500.000/gram.
Harga emas 24 karat di Bandar Lampung tersebut naik lagi Rp 30.000/gram dari perdagangan Senin (12/1/2026) di angka Rp 2.470.000/gram. Harga emas sebesar Rp 2.500.000/gram ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah.
Baca Berita Terkait Selengkapnya: DISINI
2. Liburan di Wisata Lembah Hijau Lampung
Taman Wisata dan Taman Satwa Lembah Hijau Lampung menjadi salah satu rekomendasi destinasi yang bisa kamu kunjungi saat liburan bersama keluarga.

Lembah Hijau Lampung merupakan salah satu tempat wisata keluarga yang sarat dengan edukasi dan ramah anak. Tempat wisata ini cocok banget untuk mengisi libur long weekend kamu bersama keluarga.
Lembah Hijau Lampung berlokasi di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Sukadana Ham, Kota Bandar Lampung. Objek wisata dengan konsep One Stop Destination ini menawarkan empat pengalaman wisata sekaligus yaitu bermain wisata air waterboom, melihat satwa, kulineran di Resto Lemba Hijau, hingga menikmati suasana alam yang menyejukkan.
Baca Berita Terkait Selengkapnya: DISINI
3. Ribuan Warga Lampung Timur Geruduk TNWK
Ribuan warga geruduk kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur, Selasa (13/1/2026).

Aksi unjuk rasa warga tersebut buntut terus berlangsungnya konflik Gajah TNWK dan manusia hingga menewaskan Kepala Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, yang terinjak oleh Gajah karena membantu warga saat menghalau di perladangan.
Dalam orasinya, warga menyampaikan beberapa tuntutan kepada pihak Balai TNWK yang terkesan tidak serius dalam melakukan penanganan konflik antara Gajah dengan warga yang terus berlangsung. Warga menuntut pertanggungjawaban atas kerugian materiil yang diakibatkan konflik Gajah TNWK tersebut.
Baca Berita Terkait Selengkapnya: DISINI
Baca Juga:
Terpopuler: Harga Emas di Bandar Lampung Rekor Tertinggi hingga Puncak Musim Hujan
(Tim/And/Yar/P1)




