Lampung77.com
No Result
View All Result
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Lampung77.com
  • Headline
  • Terpopuler
  • Wisata
  • Politik
  • Ekonomi
  • Sepak Bola
  • Wisata
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
Lampung77.com
No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks
Home Headline

Tercemar Limbah, Pesisir Pantai Panjang Bandar Lampung Berwarna Hitam Pekat

Lampung77
Rabu, 9 Maret 2022
in Headline, Lampung
A A
Pesisir Pantai Bandar Lampung Tercemar Limbah

Pesisir Pantai Bandar Lampung berwarna hitam diduga akibat tercemar limbah. (Foto: Istimewa)

Lampung77.com – Kawasan pesisir Pantai Panjang, Kota Bandar Lampung, berwarna hitam pekat diduga akibat tercemar limbah oli.

Pencemaran diduga limbah ini terjadi tepatnya di RT 09 Kampung Rawa Laut, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung.

Dilokasi tersebut, nyaris di sepanjang garis pantai yang berbatasan langsung dengan pemukiman warga terlihat berwarna hitam pekat. Material-material diduga limbah itu menempel hampir di seluruh bibir pantai.

Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Lampung, Irfan Tri Musri, menyebutkan pencemaran diduga limbah tersebut sudah terjadi sejak 4 Maret 2022 lalu.

“Dari hasil kami melakukan tinjauan lapangan, pencemaran tersebut berada pada titik koordinat 5°28’50.3″S 105°19’09.8″E di RT 09 Kampung Rawa Laut, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung,” kata Irfan, kepada Wartawan, Selasa (8/3/2022).

“Di lokasi terlihat limbah yang menyerupai oli atau minyak menempel di sepanjang garis pantai, berwarna hitam, dan berbau seperti minyak solar. Namun, yang paling parah di hari kemarin, bibir pantai yang dipadati pemukiman warga itu terlihat hitam,” lanjutnya.

Warga setempat tak mengetahui persis dari mana asal material-material diduga limbah yang membuat pantai pesisir Bandar Lampung itu menjadi berwarna hitam pekat. Namun diduga, material tersebut dari tengah laut.

“Masyarakat ini merasa kebingungan karena limbah tersebut sangat mengganggu dan merugikan, terutama bagi nelayan sekitar yang dalam beberapa hari ini banyak tidak melaut untuk mencari ikan,” ujarnya.

“Sampai dengan hari ini memang belum ada dampak serius yang terlihat ditimbulkan. Namun, ini menjadi keresahan masyarakat sekitar dengan belum diketahuinya limbah tersebut apakah berbahaya atau tidak,” lanjut Irfan.

Klik ke halaman selanjutnya >>> Bukan yang Pertama

Halaman
12Next
Tag Bandar LampungHeadlineLampungPesisir Bandar Lampung Tercemar Limbah

BERITA TERKAIT

Anak Bunuh Ayah Kandung di Bandar Lampung

Anak yang Bunuh Ayah Kandung di Bandar Lampung Ditangkap Polisi

Minggu, 23 November 2025
Penganiayaan

Kronologi Wanita di Bandar Lampung Potong Alat Kelamin Pacar hingga Nyaris Putus

Selasa, 21 Oktober 2025
Ditangkap Polisi

Detik-detik Warga Bandar Lampung Tertangkap Maling Motor di Lampung Timur

Rabu, 17 September 2025
Ditangkap Polisi

Polisi Ringkus Pembegal Bocah hingga Korban Terseret Motor di Bandar Lampung

Sabtu, 14 Juni 2025
Lihat Selanjutnya

BERITA TERBARU

Jejak Pengabdian Sang Fasilitator JAPFA for Kids di Ujung Pulau Sumatera

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Indonesia Sikat Timor Leste dan Vietnam-Singapura Imbang

Prakiraan Cuaca di Lampung Hari Ini 1 Agustus 2026, Cek Wilayah Berpotensi Hujan

Daftar Harga BBM Pertamina di Lampung Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun!

Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung Hari Ini Jumat 31 Juli 2026

ASDP: Update Jadwal Kapal Eksekutif Merak-Bakauheni Akhir Pekan Ini

Apresiasi Karya Jurnalistik JAPFA 2026 Berhadiah Puluhan Juta, Cek Syaratnya!

Lihat Selanjutnya
Lampung77.com

© 2026 Lampung77.com

  • Tentang Kami
  • Media Siber

Tetap Terhubung

No Result
View All Result
  • Terpopuler
  • Headline
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Sepak Bola
  • Olahraga
  • Politik
  • Sosok
  • Entertainment
  • Hukum & Kriminal
  • Video
  • Galery Foto
  • Indeks

© 2026 Lampung77.com