LAMPUNG77.com – Upaya memperkuat ekonomi pesisir terus dilakukan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) OSES melalui Program Sahabat Pesisir (Sinergi UMKM Hebat Pesisir). Program ini menjadi ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian pelaku UMKM, khususnya kelompok usaha perempuan pengolah hasil perikanan di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.
Sebagai bagian dari kegiatan dilangsungkan seremoni serah terima program di Aula Kecamatan Labuhan Maringgai, pada akhir November 2025 lalu, dan dihadiri oleh Camat Labuhan Maringgai, Penyuluh Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Labuhan Maringgai, serta tiga kelompok pengolah dan pemasar (poklahsar) penerima manfaat, yakni Poklahsar Ikan Bawal Desa Karya Tani, Poklahsar Berkah Bahari Makmur Pertiwi Desa Sri Minosari, dan Poklahsar Lintang Mentari Indah Desa Margasari.
Head of Communication Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menegaskan bahwa Sahabat Pesisir dirancang sebagai program berkelanjutan yang mendorong UMKM pesisir untuk tumbuh lebih kuat dan berdaya saing.
Baca Juga:
Warga Lampung Timur Bangun Jalan Sendiri, Patungan Uang dari Hasil Panen
“PHE OSES ingin UMKM pesisir tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang. Melalui dukungan sarana, pelatihan, dan pendampingan, kami berharap pelaku usaha semakin percaya diri mengelola potensi lokal dan meningkatkan nilai tambah produknya,” kata Indra, dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Program ini diawali dengan penilaian kebutuhan kelompok yang dilakukan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Labuhan Maringgai bersama Penyuluh Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hasil penilaian tersebut menjadi dasar pemberian bantuan sarana dan prasarana pendukung usaha, sekaligus penyusunan materi pelatihan pengolahan ikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok.
Dalam program ini, setiap kelompok menerima bantuan peralatan produksi berupa freezer box, kulkas, mesin penggilingan daging, spinner, meja, kompor, wajan, dandang, serta berbagai perlengkapan pengolahan lainnya. Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, menjaga kualitas produk, dan memperluas peluang pemasaran.
Camat Labuhan Maringgai, Hendri Gunawan, menyambut positif kolaborasi yang terbangun antara PHE OSES dan masyarakat. Ia menilai program ini memberi dampak langsung bagi penguatan ekonomi warga pesisir.
“Kami melihat program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Labuhan Maringgai. Dukungan sarana dan peningkatan kapasitas seperti ini menjadi modal penting agar UMKM pesisir semakin mandiri dan berkelanjutan,” kata Hendri.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Kecamatan Labuhan Maringgai, Ismelia Agnes Ekawaty. Menurutnya, program Sahabat Pesisir membuka ruang bagi kelompok perempuan untuk terus berkembang dan berinovasi.
“Kami sangat mengapresiasi upaya PHE OSES dalam mendukung perkembangan ekonomi warga pesisir Lampung Timur. Pendampingan dan bantuan yang diberikan menjadi dorongan nyata bagi kelompok usaha perempuan untuk terus maju,” ujarnya.
Bagi para pelaku usaha, program ini menghadirkan optimisme baru. Suparti, Ketua Poklahsar Ikan Bawal Desa Karya Tani, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterima kelompoknya.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Sarana yang diberikan sangat membantu dan menjadi penyemangat bagi kami untuk meningkatkan kualitas dan skala usaha ke depan,” tutur Suparti.
Program Sahabat Pesisir PHE OSES merupakan bagian dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, yang selaras dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 Pengentasan Kemiskinan, poin 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin 17 Kemitraan.
Dari pesisir Labuhan Maringgai, Sahabat Pesisir PHE OSES menegaskan bahwa penguatan ekonomi lokal tumbuh dari sinergi, pendampingan, dan kepercayaan pada potensi masyarakatnya.
(Rls/And/P1)



