LAMPUNG77.com – Catat, mulai besok Jumat, 5 April 2024, di Pelabuhan Ciwandan mulai diberlakukan pembatasan operasional untuk angkutan barang.
Pembatasan tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor: KP-DRJD 1305 Tahun 2024, SKB/67/11/2024, 40/KPTS/Db/2024 pada 5 Maret 2024 yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Korlantas Polri, dan Kementerian PUPR. SKB tersebut memuat pengaturan pembatasan operasional angkutan barang di libur lebaran yang resmi diberlakukan mulai Jumat (5/4/2024) pukul 09.00 WIB hingga Selasa (16/4/2024) pukul 09.00 WIB.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin menjelaskan, dalam SKB tersebut ditentukan pembatasan kendaraan angkutan barang diterapkan pada mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan dan kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galian, hasil tambang, dan bahan bangunan.
Adapun ruas jalan tol Jakarta – Merak merupakan salah satu ruas jalan tol yang dibatasi operasional angkutan barang tersebut.
“Jika mengacu pada SKB tersebut, maka terhitung mulai besok pergerakan truk logistik melalui Pelabuhan Ciwandan berkurang khususnya untuk golongan VII. Sehingga harapan kami, Pelabuhan Ciwandan dapat dimaksimalkan untuk sepeda motor, dan truk logistik golongan VI,” kata Shelvy, dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024)
Shelvy memastikan, untuk melayani lonjakan pemudik motor via Ciwandan, ASDP juga telah intensif berkoordinasi dengan BPTD Kelas II Banten selaku regulator untuk menyiapkan 7 kapal dengan kapasitas cukup besar yang melayani penyeberangan melalui dermaga 3,7, dan 5a pelabuhan Ciwandan yakni KMP Kumala, KMP Als Elvina, KMP Wira Artha, KMP Dorothy, KMP Rajakarta, KMP Panorama, dan KMP Amadea dengan total 21 trip per hari.
Adapun untuk menghindari antrean kapal imbas beroperasinya pelabuhan Ciwandan, Shelvy menjelaskan akan diterapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) pada dermaga 4 dan 6 Pelabuhan Bakauheni dan pola Tiba Muat Berangkat (TMB) pada dermaga 3, 7, dan 5a Pelabuhan Ciwandan, serta dermaga 4 dan 7 pelabuhan Merak.
(Yar/P1)