Dapur SPPG di Tanggamus Lampung Terbakar Saat Siapkan MBG
- account_circle Lampung77
- calendar_month 31 menit yang lalu
- print Cetak

Dapur SPPG di Tanggamus Lampung terbakar. (Foto: Dok. Polres Tanggamus)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
LAMPUNG77.com – Dapur Satuan Pelaksana Pelayanan Gizi (SPPG) Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung di Pekon Purwosari, Kecamatan Kelumbayan Barat, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, terbakar pada Kamis (27/8/2026) dini hari.
Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Khairul Yasin Ariga mengungkapkan kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB saat sejumlah pekerja SPPG sedang mempersiapkan proses memasak untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) keesokan harinya. Api sempat dipadamkan menggunakan APAR, namun tidak berhasil sehingga pekerja menyelamatkan diri.
“Masyarakat sekitar kemudian turut membantu pemadaman hingga api berhasil padam sekitar pukul 05.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata AKP Khairul Yasin Ariga, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, dalam keterangannya.
Baca Juga: Puluhan Siswa SMKN 5 Bandar Lampung Keracunan MBG, Ini Kata Disdikbud Lampung
Akibat peristiwa kebakaran itu, bangunan dapur SPPG beserta sejumlah peralatan dan perlengkapan di dalamnya mengalami kerusakan. Berdasarkan informasi sementara, total kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,5 miliar.
Tim Inafis Satreskrim Polres Tanggamus kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 11.20 WIB setelah api dipastikan padam.
Penyebab Kebakaran
Menurut AKP Khairul Yasin Ariga dari hasil identifikasi sementara ditemukan satu ruangan yang mengalami kerusakan paling signifikan, yakni ruang rice steamer. Kerusakan pada ruangan tersebut diperkirakan mencapai 90 persen dan diduga merupakan titik awal kebakaran.
Ia menjelaskan bahwa dalam proses penyelidikan, pihaknya meminta keterangan empat orang saksi yang berada atau mengetahui aktivitas di SPPG sebelum kejadian. Mereka yakni Yayan Ardianto (29), P3K (SPPI) SPPG; Lia Udin (33), wiraswasta/Aslap SPPG; M. Lutfi Rizki Adhari (23), Head Cook SPPG; serta Arniah (40), koki dapur SPPG.
“Berdasarkan keterangan saksi Arniah dan M. Lutfi Rizki Adhari, sebelum kebakaran terdengar suara berdesis dan sempat tercium bau gas. Keduanya juga menerangkan adanya suara letupan sebelum api terlihat keluar dari bagian bawah mesin rice steamer,” kata AKP Khairul Yasin Ariga.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi, letupan diduga terjadi karena adanya gas yang terjebak di ruangan tertutup. Sementara kebakaran diduga akibat kebocoran pada jalur selang gas yang menghubungkan rice steamer dengan tabung gas,” lanjutnya.
(Yar/P1)
- Penulis: Lampung77
