LAMPUNG77.com – Lampung dan Banten resmi menjadi bakal calon tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 setelah menyerahkan persyaratan administrasi kepada KONI Pusat, Selasa (10/3/2026).
Selain berkas persyaratan, KONI Lampung dan Banten juga menyerahkan uang administrasi masing-masing sebesar Rp 3.5 miliar. Penyerahan persyaratan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh KONI Lampung dan Banten yang diterima langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letjet TNI Purn Masciano Norman.
Ketua Umum Komite Olahraha Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, menjelaskan, penyerahan berkas bakal calon tuan rumah PON 2032 tersebut merupakan final dan menjadi syarat sahnya pencalonan.
“Hari ini kami sudah menyelesaikan tahap pertama yaitu pendaftaran sebagai bakal calon tuan rumah pelaksana. Sesuai dengan peraturannya, kami Lampung dan Banten sudah menyelesaikan tahapan pendaftaran. Semua persyaratan sudah kami serahkan ke KONI Pusat,” kata Taufik didampingi Wakil Ketua Umum KONI Lampung, I Riagus Ria, dan Wakil Ketua Umum IV, A Chrisna Putra, dalam keterangannya usai menyerahkan persyaratan di Kantor KONI Pusat.
Selain bukti penyetoran uang sebesar Rp 3.5 miliar, Taufik menjelaskan ada beberapa dokumen lainnya seperti venue dan sarana penunjang lainnya baik rumah sakit dan saran umum. Hal itu seperti yang ditetapkan oleh KONI Pusat, sebagai persyaratan bagi provinsi yang mangajukan diri menjadi calon tuan rumah PON.
“Kami tinggal menunggu tim verifikasi dari KONI Pusat. Mereka akan turun ke Lampung dan Banten, untuk memverifikasi semua persyaratan sebagai bakal calon tuan rumah PON. Tim dari KONI Pusat, akan melihat secara langsung kesiapan kita, seperti venue dan lainnya,” ujar Taufik.
Taufik menambahkan dalam persyaratan pendaftaran calon tuan rumah PON, juga disertai dengan surat dukungan atau kesiapan dari Gubernur Lampung dan Ketua DPRD Provinsi Lampung. Kedua surat tersebut juga sangat penting dan menjadi syarat utama pencalonan diri sebagai tuan rumah PON.
“Semua persyaratan dari KONI Pusat, sudah kita penuhi. Baik itu berupa dana maupun surat pernyataan dukungan dan kesediaan menjadi tuan rumah PON dari Gubernur dan Ketua DPRD Lampung. Semua sudah kita serahkan ke KONI Pusat, yang diterima langsung oleh Ketum,” ungkap Tuafik.
Taufik menyampaikan terima kasih kepada Ketum KONI Pusat yang memberikan apresiasinya atas kesiapan Lampung dan Banten untuk menjadi bakal calon tuan rumah PON XXIII/2032. Hal ini dinilai Taufik menambah semangat dan menjadi motivasi, khususnya bagi Lampung dalam menyiapkan diri sebagai bakal calon tuan rumah PON.
Baca Juga:
KONI Lampung Kunjungi Kemenpora Bahas Pencalonan Tuan rumah PON 2032
Pembagian Cabor
Taufik menuturkan setelah pemenuhan syarat administratif, Lampung dan Banten kini memasuki tahap krusial yakni kesepakatan pembagian cabang olahraga (cabor).
“Kami akan segera menyepakati pembagian cabor yang akan dipertandingkan di Lampung dan Banten agar persiapan teknis di lapangan lebih fokus,” ujar Taufik.
Sejalan dengan hal tersebut, Tim Penjaringan KONI Pusat dijadwalkan melakukan visitasi ke venue-venue di kedua provinsi pada minggu I dan II bulan ini. Hasil visitasi ini akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Munaslub).
“Pada puncak penentuan di Munaslub nanti, Gubernur Lampung dan Gubernur Banten akan memaparkan langsung kesiapan daerahnya dihadapan seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional,” pungkasnya.
Baca Juga:
7 Provinsi di Sumatera Dukung Lampung dan Banten Tuan Rumah PON 2032
(Rls/Yar/P1)




