LAMPUNG77.com – Belasan pelajar di Lampung Timur diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satunya ada siswa PAUD di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Sukadana.
Siswa PAUD tersebut mengalami muntah-muntah hingga diare tak lama usai menyantap menu telur asin dari MBG di sekolahnya. Korban kini dirawat secara intensif di RSUD Sukadana lantaran mengalami gangguan pencernaan.
“Anaku dirawat sejak kemaren siang. Dugaan kuat, usai makan telur ssin tak berselang lama anakku langsung muntah, diare, hingga pucat dan lemas. Saat itu langsung kita bawa ke rumah sakit,” kata orang tua siswa tersebut yang enggan namanya diisebutkan, Sabtu (28/2/2026).
Menurutnya, anaknya yang masih berumur 4 tahun tersebut menerima paket MBG yang terdiri dair menu roti, susu, telur asin, kurma, dan buah apel pada Jumat (27/2/2026) pagi. Saat di rumah, anaknya tersebut menyantap telur asin dan tak lama kemudian mengalani gejala seperti keracunan.
“Saya cek ternyata telurnya sudah basi dan berbau busuk. Aku langsung mengabarkan kepada pihak guru dan wali murid teman anak saya agar jangan dimakan telur asin tersebut supaya jangan sampai ada korban lainnya,” ujarnya.
Baca Juga:
Fakta-Fakta Dugaan Puluhan Santri Keracunan MBG di Lampung Timur
Dari hasil penelusuran, ternyata hal serupa juga dialami oleh sejumlah anak-anak dari sekolah lainnya di sekitar lokasi pendistribusian dapur MBG di Desa Sukadana Ilir tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur, dr Ekawaty Apryandari, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya pihaknya masih melakukan mitigasi terkait peristiwa tersebut.
“Sebelumnya ada 11 yang dirawat dugaan keracunan. Dua anak sudah pulang dan telah membaik keadaanya,” kata Ekawaty.
Ia menambahkan pihaknya masih akan melakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait apa penyebab anak-anak tersebut mengalami dugaan keracunan.
Baca Juga:
Ratusan Siswa-Santri di Lampung Timur Mual dan Sakit Perut Diduga Usai Santap MBG
(And/P1)



