LAMPUNG77.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Lampung memprakirakan gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi melanda sejumlah wilayah Perairan Lampung pada 22 Februari hingga 25 Februari 2026.
Dalam informasinya, Sabtu (21/2/2026), BMKG Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi berkisar 2,5 meter – 4 meter di Selat Sunda Selatan Lampung.
Kemudian, gelombang tinggi berkisar 1,25 meter – 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Barat Lampung dan Perairan Teluk Lampung Bagian Selatan.
Forecaster BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, Neneng Kusrini menyebutkan peringatan dini gelombang tinggi di Perairan Lampung tersebut berlaku pada 22 Februari 2026 pukul 07.00 WIB hingga 25 Februari 2026 pukul 07.00 WIB.
Neneng mengungkapkan bahwa secara kondisi sinoptik, pola angin di wilayah Perairan Provinsi Lampung pada umumnya bergerak dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar antara 2-25 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Barat Lampung, Selat Sunda Selatan Lampung, dan Teluk Lampung Bagian Selatan,” kata Neneng, dalam keterangannya.
BMKG mengimbau kepada masyarakat, terutama nelayan yang menggunakan kapal-kapal kecil, agar selalu berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di laut.
“Selalu waspada dan harap memperhatikan resiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran,” pungkas Neneng.
Baca Juga:
Angin Kencang Landa Lampung, Ini Penyebab dan Imbauan BMKG
(Yar/P1)




