LAMPUNG77.com – Komisi III DPR RI menyetujui usulan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait penambahan anggaran tahun 2026 sebesar Rp 1,39 triliun. Dengan penambahan itu, alokasi anggaran BNN 2026 mencapai Rp 2,9 triliun.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Sudin, menilai dengan adanya penambahan anggaran BNN tersebut diharapkan dapat mendukung program BNN dalam memperkuat layanan kepada masyarakat dan sekaligus menekan pertumbuhan penyalahgunaan narkoba.
“Tadi sudah disampaikan hampir seluruh anggota mendukung penambahan anggaran menjadi Rp 2,9 T. Akan tetapi kalau saya seharusnya diatas Rp 4 T. Kenapa saya katakan demikian? Contoh di dapil kami, kami dari Lampung, itu anggarannya Rp 1,37 miliar. Ada 15 kabupaten/kota, jumlah penduduk hampir 10 juta dan yang ada BNNK hanya 5,” kata Sudin, saat Rapat Kerja (Raker) dengan Kepala BNN dan Kepala BNNP Seluruh Indonesia, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (3/2/2026) lalu seperti dilihat di YouTube TV Parlemen.
Baca Juga:
Polda Lampung Gagalkan Peredaran Narkoba Senilai Rp 132 Miliar di Bakauheni
“Bahkan, BNNK Tanggamus mencakup tiga kabupaten mendapatkan Rp 1,2 miliar sekian, berarti satu kabupaten mendapatkan sekitar Rp 400 juta,” lanjutnya.
Sudin juga menyoroti kondisi tempat rehabilitas narkoba di Lampung yang dinilainya cukup menyedihkan.
“Juga masalah rehab. Di Sumatera, yang kami tahu ada dua tempat rehab, Lampung dan Sumatera Utara. Lampung itu kelasnya hanya lokal, saya kesana agak menyedihkan. Tempatnya sudah banyak yang tidak terawat karena biaya perawatannya tidak ada,” ujar Sudin.
“Bahkan disana mereka mengusulkan untuk dirubah menjadi balai karena saat ini kapasitasnya besar, tapi angarannya tidak ada. Kami minta tolong, supaya anggarannya ditambah,” lanjut Legislator asal Lampung ini.
Apresiasi BNNP dan Polda Lampung
Sudin juga memberikan apresiasi kepada jajaran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung dan Polda Lampung terkait kinerja dalam penanganan narkoba.
Menurut Sudin, meski dengan anggaran yang terbatas, namun jajaran BNNP Lampung terus menunjukkan kinerja yang baik.
“Tetapi saya memberikan apresiasi kepada anak buah bapak di lapangan. Kalau saya berkunjung saya tanya, dengan anggaran sekian cukup nggak? mau nggak mau ya harus cukup pak. Lalu, kerja tetap? kerja luar biasa,” ungkap Sudin.
“Saya juga apresiasi kepada Polda Lampung. Hampir setiap bulan nangkep. Terakhir, di Pelabuhan Bakauheni ditumpuk dengan pisang dan jengkol. Jadi baunya itu ditutupi dengan jengkol, tapi tertangkap juga. Lumayan banyak 10 kg (sabu),” pungkas Sudin.
Baca Juga:
Anggota Komisi III DPR Sudin Apresiasi Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan Sabu
(Yar/P1)




