LAMPUNG77.com – Jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung dan Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Lampung menggelar rapat koordinasi, Senin (19/1/2026).
Dalam rapat yang berlangsung di Kantor KONI Lampung tersebut di antaranya membahas soal program pembinaan atlet hingga perlengkapan alat dan fasilitas latihan atlet.
Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria mengatakan, pihaknya mendorong FGI Lampung untuk segera menata sistem pembinaan yang terukur.
Baca Juga:
7 Provinsi di Sumatera Dukung Lampung dan Banten Tuan Rumah PON 2032
“Gimnastik ini harus menjadi salah satu cabang unggulan Lampung menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Sebab itu, perencanaan sejak dini sangat penting,” kata Riagus Ria, dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).
Dalam rapat tersebut, disepakati FGI Lampung akan mengajukan gimnastik sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON 2032. Rencana awal, venue ditemaptkan di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung (Unila).
Baca Juga:
KONI Lampung Kunjungi Kemenpora Bahas Pencalonan Tuan rumah PON 2032
“Kami mendukung langkah FGI Lampung yang terbuka melibatkan pihak ketiga untuk pengembangan organisasi. Namun yang terpenting, program pembinaan atlet harus berjalan konsisten dan berkelanjutan,” ujar Riagus.
Saat ini, latihan para Atlet Gimnastik Lampung terus berlangsung secara intensif pasca PON di Aceh dan Sumut dengan memanfaatkan sejumlah fasilitas seperti Hall C KORMI, Gedung Pahoman, Gedung Kemuning, serta Hall B dan GOR BMBK. Jadwal latihan dilaksanakan setiap hari, dengan peningkatan intensitas pada akhir pekan.
Baca Juga:
Daftar Cabor dan Atlet Lampung Peraih Medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Meski demikian, Riagus Ria mengungkakan bahwa saat ini masih terdapat keterbatasan sarana latihan, khususnya alat dan lantai standar gimnastik. Atas dasar itu, KONI Lampung akan mengawal upaya FGI Lampung untuk memperoleh dukungan pengadaan peralatan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.
FGI Lampung sendiri telah aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional dan internasional, termasuk Kejurnas, Asian Championship, kejuaraan dunia di Jerman, hingga Indonesia Open. Atlet Lampung juga telah menembus kejuaraan internasional, bahkan mengikuti kompetisi di Brazil, sebagai jalur kualifikasi dunia.
Potensi atlet junior Lampung di gimnastik sendiri pun sangat menjanjikan sehingga KONI Lampung menargetkan pada tahun 2027 mendatang performa atlet junior sudah mendekati level senior. Dengan pembinaan yang konsisten, cabang olahraga Gimnastik Lampung diharapkan bisa semakin bersaing dengan daerah-daerah lain di Tanah Air.
(Rls/Yar/P1)




