LAMPUNG77.com – Berikut berita terpopuler Lampung77.com sepekan ini. Mulai dari harga emas 24 karat di Bandar Lampung berpotensi makin mahal pada 2026 hingga harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi Pertamina di Lampung turun.
Berita terpopuler lainnya yakni seorang kepala desa (kades) di Lampung Timur meninggal dunia diserang gajah liar.
Berikut rangkuman 3 berita terpopuler Lampung77.com sepekan ini:
1. Harga Emas 24 Karat di Bandar Lampung pada 2026
Harga emas perhiasan 24 Karat di Bandar Lampung berpotensi makin mahal pada perdagangan tahun 2026.
Informasi yang dihimpun dari Toko Mas Ceria di Jalan Pemuda (Pasar Tengah), Tanjungkarang, Bandar Lampung, harga emas di tahun 2025 ditutup di angka Rp 2.310.000/gram. Tren pergerakan harga emas perhiasan di Bandar Lampung ini berpotensi akan terus mengalami perubahan pada tahun 2026. Harganya diprediksi bakal makin mahal.
Indikator potensi pergerakan harga emas perhiasan 24 karat di Bandar Lampung ini merujuk pada harga emas Antam yang juga cenderung mengalami kenaikan. Selain itu, tren harga emas perhiasan 24 karat pada perdagangan di Bandar Lampung juga terus melonjak dari tahun ke tahun.
Baca Berita Terkait Selengkapnya: DISINI
2. Harga BBM Pertamina di Lampung Turun
PT Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) mulai hari ini, Kamis 1 Januari 2026. Di Lampung, harga BBM non subsidi jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex, kompak turun.

Penyesuaian harga BBM non subsidi Pertamina ini berbeda-beda di setiap wilayah Indonesia. Untuk wilayah Lampung, harga BBM Pertamax turun dari Rp 13.050/liter kini menjadi Rp 12.650/liter.
Kemudian, Pertamax Turbo juga turun dari semula Rp 14.050/liter saat ini menjadi Rp 13.700/liter. Lalu, Dexlite turun dari Rp 15.000/liter menjadi Rp 13.800/liter, serta Pertamina Dex turun dari Rp 15.300/liter menjadi Rp 13.900/liter.
Baca Berita Terkait Selengkapnya: DISINI
3. Kades di Lampung Timur Tewas Diserang Gajah Liar
Kepala Desa (Kades) Braja Asri, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur, Darusman, tewas setelah diserang kawanan gajah liar Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Rabu (31/12/2025).

Insiden itu terjadi saat Darusman hendak membantu warga menghalau gajah di perladangan desa setempat, pada sekitar pukul 10.00 WIB,
Warga setempat, Anton, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut sangat mengejutkan dan membuat sedih warga. Menurutnya, kades tereebut sempat dilarikan dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit terdekat. Namun, korban meninggal dunia karena mendapat luka serius akibat serangan gajah tersebut.
Baca Berita Terkait Selengkapnya: DISINI
Baca Juga:
Terpopuler: Harga Emas Pecahkan Rekor hingga Sudin Ucapkan Natal dan Tahun Baru 2026
(Tim/Yar/And/P1)



